Apa Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan? Temukan Manfaatnya

Apa Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan

Puasa di bulan Ramadhan ialah kesempatan emas bagi umat Islam untuk beribadah sekaligus menurunkan berat badan. Lalu, apa puasa bisa menurunkan berat badan? Sejumlah studi medis melaporkan bahwa puasa dapat mengendalikan tekanan darah hingga kolesterol.

Tidak heran lagi bila menahan nafsu dengan berpuasa disinyalir dapat menurunkan berat badan dengan sehat. Diet saat puasa perlu dilakukan secara tepat supaya berat badan dapat turun dengan sehat. Karena harus memperhatikan jenis makanan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan makan.

Apa Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan?

Ada anggapan yang mengatakan bahwa menjalankan puasa berarti otomatis membuat berat badan turun. Padahal, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar apabila makan sembarangan dan berlebihan saat sahur atau berbuka. Bukan tidak mungkin berat badan justru akan bertambah meski rutin berpuasa.

Manfaat Puasa untuk Menurunkan Berat Badan

Apa puasa bisa menurunkan berat badan? Puasa dapat melatih kita untuk menahan nafsu makan dan minum. Ada beberapa alasan mengapa puasa bisa menjadi alternatif untuk mengurangi berat badan.

  1. Mengurangi Resistensi Insulin
    Pada umumnya, bagi para penyandang obesitas memiliki rasio adiponektin plasma/leptin yang tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan penderitanya cenderung resisten insulin. Puasa dapat membantu menurunkan kadar serum leptin, sehingga rasio leptin dan resistin insulin berkurang. Karena itu, berpuasa dapat membantu mengontrol obesitas yang mengakibatkan resistensi insulin.
  2. Meregenerasi Sel Kekebalan Tubuh
    Cara efektif untuk meregenerasi sel kekebalan atau sel imun adalah dengan berpuasa. Tubuh akan mencoba menyimpan energi saat berpuasa. Caranya dengan mendaur ulang sel imun yang tidak dibutuhkan atau berisiko rusak. Meskipun secara tidak langsung menjawab pertanyaan apa puasa bisa menurunkan berat badan, puasa juga baik untuk meningkatkan sistem imun.
  3. Mengurangi Risiko Obesitas
    Melansir dari artikel dalam Journal of Fasting and Health, puasa dapat menurunkan BMI dan lingkar pinggang secara signifikan. Indeks Massa Tubuh dan lingkar pinggang ialah indikator mengetahui apakah seseorang berisiko untuk mengalami obesitas atau tidak.Apabila angka dari kedua indikator tersebut turun, berarti berat badan ikut turun. Meskipun demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme puasa ikut mengurangi risiko obesitas.
  4. Detoksifikasi
    Salah satu manfaat dari berpuasa adalah mendetoks tubuh. Saat berpuasa, racun dalam tubuh yang tersimpan dari lemak akan larut. Racun tersebut akan dikeluarkan dari tubuh. Tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang lebih banyak setelah melewati beberapa hari berpuasa.Endorfin merupakan hormon yang akan membuat merasa bahagia, sehingga dapat berdampak pada kesehatan mental lebih baik. Kesehatan mental juga perlu kita perhatikan supaya aura positif dari dalam tubuh dapat terpancar.
  5. Membakar Lemak Menjadi Energi
    Apa puasa bisa menurunkan berat badan? Salah satu alasan mengapa puasa di Bulan Ramadhan dapat menurunkan berat badan adalah dapat membakar lemak menjadi energi. Perubahan tersebut dapat terjadi akibat pola tidur berubah. Tubuh tidak akan mendapatkan asupan cairan semesinya dan hanya makan di malam hari. Hal ini dapat menunda penyerapan karena pengosongan lebih rendah terhadap aliran darah dan lambung dibandingkan di siang hari.Akibatnya, tubuh akan lebih banyak membakar lemak untuk menghasilkan energi. Meskipun demikian, berat badan yang hilang saat berpuasa dapat naik kembali dengan cepat. Apabila tidak menjaga gaya hidup sehat selama puasa dipastikan timbangan berat badan meroket. Karena itu, setelah melewati puasa harus mengubah kebiasaan sehat. Di saat berpuasa, tubuh akan mengalami beberapa perubahan, seperti:

Cara Menurunkan Berat Badan Saat Berpuasa

Jadi, apa puasa bisa menurunkan berat badan? Secara tidak langsung, puasa dapat menurunkan berat badan. Tapi kembali lagi, yang perlu ditekankan adalah bagaimana makan saat sahur dan berbuka. Untuk membuat lebih mudah tercapai, perlu merancang menu makanan yang tepat selama puasa.

Strategi yang dibangun harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. Menerapkan tips-tips ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, sehingga kesehatan lebih terjaga. Di bawah ini beberapa tips diet saat berpuasa:

  1. Memperhatikan Asupan Makan Saat Sahur dan Berbuka
    Tubuh membutuhkan makanan yang seimbang dan bergizi supaya tetap bertenaga saat berpuasa. Karena itu jangan sampai lewatkan makan sahur dengan makanan sehat untuk mempertahankan energi sepanjang hari. Melewatkan sahur dapat membuat makan lebih banyak saat berpuasa. Apa puasa bisa menurunkan berat badan? Bila hal tersebut terjadi, akan membuat asupan makanan tidak terkendali saat berbuka dan justru membuat berat badan naik.Perlu memilih makanan bergizi seimbang misalnya untuk sahur bisa mengonsumsi makanan sumber protein, buah, biji-bijian utuh, dan lemak sehat. Jangan lupa juga untuk minum banyak supaya tubuh tetap terhidrasi. Kemudian untuk berbuka bisa minum lebih banyak cairan dan makanan rendah lemak. Misalnya seperti smoothies, jus buah, susu, air putih, kurma, buah-buahan, dan sup daging dengan kacang-kacangan.
  2. Tidur dengan Cukup
    Tidur bisa menjadi alternatif untuk menurunkan berat badan. Karena kurang tidur dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh. Akibatnya, tubuh tidak dapat membakar cadangan lemak dengan efektif. Kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon ghrelin yang dapat menaikkan nafsu makan. Tidak hanya kualitas tidur berkurang tetapi juga cepat lapar. Jadi, apa puasa bisa menurunkan berat badan? Dengan menerapkan tidur teratur dapat membantunya.
  3. Hindari Makanan dengan Gula Tambahan
    Berbuka dengan yang manis dapat mengembalikan energi setelah seharian puasa. Namun, jangan sampai mengonsumsi makanan manis terlalu banyak. Karena, dapat membuat hasil pengolahan makanan manis tersebut tersimpan sebagai lemak oleh tubuh.Produksi insulin menurun saat berpuasa, sementara itu insulin berfungsi sebagai pengubah gula menjadi energi. Apabila gula tidak diolah menjadi energi dapat membuatnya tersimpan sebagai lemak. Sebagai gantinya, pilih makanan dengan karbohidrat kompleks tinggi untuk menambah energi.
  4. Tetap Berolahraga secara Rutin
    Puasa tidak dapat menjadi alasan bermalas-malasan dan tidak berolahraga. Supaya program menurunkan berat badan dapat sukses, menjaga pola makan harus seimbang dengan aktivitas fisik. Bila merasa tidak kuat untuk berolahraga cukup berat, bisa menggantinya dengan jalan kaki atau lari di pagi hari.Apabila opsi tersebut juga masih tidak sanggup, bisa memilih olahraga di malam hari. Apa puasa bisa menurunkan berat badan? Selama puasa, disarankan untuk mencoba yoga yang dapat membantu membakar kalori sekaligus mengelola stress. Tubuh akan mencari sumber energi lain, yakni cadangan lemak yang dapat dibakar saat berolahraga.
  5. Minum Banyak Air Putih
    Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan kunci utama memiliki berat badan ideal selama puasa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena tidak dapat seenaknya minum selama puasa, yakni tidak minum terlalu banyak di satu waktu. Mencoba minum air putih beberapa liter sekaligus dapat mengencerkan elektrolit dan memicu keracunan air.
  6. Berkonsultasi dengan Dokter Gizi
    Bila masih bingung dan ingin menurunkan berat badan saat puasa bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Ahli gizi dapat membantu merencanakan pola makan dengan gizi seimbang selama puasa. Bila memungkinkan bisa menanyakan menu makanan yang dapat dimodifikasi untuk membantu menurunkan berat badan. Jadi, jawaban dari pertanyaan apa puasa bisa menurunkan berat badan adalah bisa. Tetapi, pastikan juga untuk menyeimbangkan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka puasa. Perhatikan juga gaya hidup sehari-hari.
  7. Susu Weight Herba
    Susu Weight Herba merupakan produk yang terbuat dari berbagai bahan dengan khasiat luar biasa. Produk ini juga dapat mengatasi permasalahan yang mengganggu kesehatan tubuh. Terbuat dari susu kambing etawa, daun kelor, temulawak, dan bahan herbal lainnya.

    Susu Weight Herba ialah susu penambah berat badan ideal, diformulasi dari bahan-bahan herbal alami seperti susu kambing etawa, temulawak, dan daun kelor, tanpa kandungan kimia. Pilihan susu kambing etawa dipilih karena mampu meningkatkan metabolisme dan memenuhi kebutuhan kalori dalam tubuh.Kombinasi bahan alami ini menarik untuk mencapai berat badan ideal. Susu ini mengandung vitamin kompleks setara dengan ASI. Weight Herba 100% terbuat dari herbal alami, aman tanpa efek samping, dan direkomendasikan untuk jangka panjang. BPOM dan sertifikasi Halal menegaskan keamanan dan legalitasnya, membuatnya dipercaya konsumen di seluruh Indonesia dengan banyak memberikan testimonial kesuksesan.

    Susu Weight Herba dapat memperbaiki saluran pencernaan menjadi lebih lancar. Susu ini aman dikonsumsi anak-anak mulai dari usia 2 tahun hingga ibu hamil. Tidak hanya puasa yang bisa menjadi alternatif menurunkan berat badan, Weight Herba bisa menjadi solusi untuk mencapai berat badan yang ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?