Apa Penyebab Benjolan Di Leher Anak?

Benarkan Benjolan di Leher Anak Berbahaya?

Pernahkah kamu melihat dan menemukan benjolan di leher anak atau merasakan sendiri saat memegangnya?

Hal tersebut tentunya akan membuat kamu sebagai orangtua merasa khawatir dan menduga bahwa anak sedang mengalami gejala penyakit tertentu. Lalu mengapa benjolan di leher anak tersebut bisa muncul?

Apa yang harus kita lakukan untuk menangani benjolan di leher anak? Simak ulasan lebih lengkapnya berikut ini!

 

Penyebab Benjolan di leher Anak

Adanya benjolan di leher anak yang terkadang muncul secara tiba-tiba merupakan salah satu tanda adanya pembesaran kelenjar getah bening.

Pada umumnya, pembesaran kelenjar getah bening tersebut tidak seperti benjolan bisul yang nampak di permukaan kulit, hanya saja berupa tonjolan yang berasa dari dalam bagian kulit.

Penyebab benjolan di leher anak tersebut bisa saja memiliki berbagai ragam bentuk, tergantung pada letak, kondisi, dan penyakit yang mungkin sedang diderita oleh si kecil.

Berikut ini beberapa penyebab yang dapat menyebabkan benjolan di leher anak, diantaranya:

  • Infeksi bakteri atau virus

Adanya infeksi bakteri atau virus merupakan salah satu penyebab yang paling sering membuat kelenjar di leher anak membengkak. Kondisi tersebut bisa saja menandakan bahwa si kecil sedang terserang flu.

Tak hanya itu saja, kondisi tersebut juga terkadang dapat menyebabkan tonsilitis atau radang pada amandel. Selain munculnya benjolan di sudut bawah radang, biasanya anak juga akan mengalami beberapa gejala lain yang menyertainya, seperti:

  • Tenggorokan sakit dan gatal
  • Batuk
  • Bersin-bersin
  • Hidung berair
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Kurang nafsu makan

 

  • Penyakit pada gigi

Jika si kecil memiliki benjolan di leher, sebaiknya segera periksakan ke dokter terkait kondisi giginya. Ada kemungkinan bahwa benjolan tersebut merupakan tanda anak sedang mengalami sakit gigi yang dapat menyebabkan gusinya meradang, membengkak, dan bernanah.

Biasanya, kondisi tersebut juga disertai dengan aroma tidak sedap pada mulut si kecil.

 

  • Reaksi alergi

Tahukah kamu bahwa reaksi alergi yang dialami oleh anak juga bisa menyebabkan munculnya benjolan di leher.  Misalnya saja, si kecil memiliki alergi terhadap zat yang terhirup seperti debu atau serbuk sari tumbuhan.

Tak hanya itu saja, reaksi alergi juga bisa saja disebabkan oleh makanan atau obat-obatan yang anak konsumsi juga bisa menjadi penyebab munculnya benjolan di leher anak.

 

  • Penyakit gondongan

Penyakit gondongan atau mumps juga dapat ditandai dengan munculnya benjolan di leher anak atau leher yang bengkak dan disertai rasa sakit pada kelenjar ludah.

Kondisi tersebut bisa saja disebabkan oleh virus paramyxovirus yang dapat menular melalui percikan ludah atau lendir penderita gondongan.

Jika anak pernah berinteraksi secara langsung dengan seseorang yang menderita penyakit gondongan, maka ia akan rentan tertular penyakit tersebut.

 

  • Penyakit hipotiroid

Timbulnya benjolan di leher anak atau pembengkakan juga bisa disebabkan oleh penyakit hipotiroid pada anak. Hipotiroid bisa saja diderita oleh si kecil bahkan sejak lahir dan sering disebut dengan hipotiroid kongenital. Penyakit tersebut juga bahkan bisa dialami ketika anak beranjak dewasa.

Penyakit hipotiroid umumnya disebabkan oleh faktor keturunan, kekurangan asupan yodium atau akibat mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

 

  • Mengalami penyakit kulit

Beberapa penyakit kulit seperti eksim pada anak juga dapat mengakibatkan infeksi hingga ke saluran darah. Kondisi tersebut biasanya ditandai dengan pembengkakan atau muncul benjolan di leher anak dan kelenjar limfa lainnya pada tubuh.

 

  • Penyakit batu kelenjar ludah

FYI, penyakit batu kelenjar ludah bukan disebabkan karena menelan batu ya, melainkan dapat terjadi karena adanya penumpukan cairan dari kelenjar ludah yang mengeras hingga menyerupai batu.

Meskipun penyakit batu kelenjar ludah lebih rentan menyerang pada orang dewasa, namun tetap ada kemungkinan bisa terjadi juga pada anak-anak.

 

  • Kanker kelenjar getah bening

Kamu sebaiknya selalu waspada jika benjolan di leher anak tidak terasa sakit. Pasalanya hal tersebut bisa saja menjadi gejala awal penyakit ganas seperti kanker kelenjar getah bening atau sering disebut juga dengan limfoma.

Tak hanya di leher saja, benjolan atau pembengkakan tersebut juga bisa muncul di kelenjar limfa lainnya, seperti ketiak, leher atau selangkangan.

Penyakit kanker kelenjar getah bening biasanya muncul dengan gejala lainnya, seperti berkeringat di malam hari, kurangnya nafsu makan, dan penurunan berat badan secara drastis.

Segera konsultasikan diri ke dokter jika kamu mencurigai penyakit tersebut. Pasalnya jika tidak segera ditangani, maka akan menimbulkan gangguan yang serius serta dapat mengancam jiwa.

 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Benjolan di Leher Anak?

Jika kamu melihat benjolan di leher anak, maka kamu tidak boleh sembarangan dalam mengatasinya. Hal tersebut karena dalam penanganan benjolan harus disesuaikan dengan penyebab yang menyertainya.

Sebelum melakukan pengobatan terhadap kondisi tersebut, sebaiknya kamu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna mendapatkan diagnosa yang tepat terkait penyakit yang sedang dialami oleh si kecil.

Pada kondisi normal, kelenjar getah bening di leher memiliki ukuran sebesar ½ inci atau seukuran biji kacang. Itulah sebabnya kamu perlu waspada jika ukuran kelenjar getah bening lebih besar dari biasanya.

Sebaiknya segera periksakan ke dokter jika si kecil mengalami beberapa gejala berikut ini:

  • Benjolan terasa sangat lunak ketika disentuh.
  • Benjolan di leher anak berukuran sekitar 1 inci atau bahkan lebih.
  • Anak sulit menggerakkan leher, lengan, atau kaki.
  • Sakit gigi disertai bengkak pada rahang.
  • Anak berusia kurang dari 3 bulan.
  • Si kecil memiliki benjolan di area lainnya, seperti di ketiak atau selangkangan.
  • benjolan tidak mengecil dalam waktu 1 bulan atau bahkan lebih.

 

Cara Mengobati Benjolan di Leher Anak

Cara mengobati benjolan di leher anak perlu dilakukan dan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Hal tersebut bertujuan agar benjolan di leher anak dapat segera sembuh dengan tuntas dan tidak muncul kembali.

Meskipun tidak semua benjolan di leher anak menandakan gejala penyakit yang berbahaya, namun orang tua tentunya tetap merasa khawatir jika si kecil menderita kondisi tersebut.

 

Benjolan yang muncul di leher si kecil bisa saja disebabkan oleh daya tahan tubuhnya yang masih rendah, sehingga anak mudah terserang penyakit.

Sebelum mencoba menangani kondisi tersebut, sebaiknya kamu mencari terlebih dahulu penyebab munculnya benjolan di leher anak, sehingga cara yang digunakan bisa lebih efektif.

 

Berikut ini beberapa cara mengobati benjolan di leher anak, mulai dari langkah sederhana yang mudah dilakukan di rumah hingga pengobatan yang dilakukan langsung oleh dokter, diantaranya:

  • Beristirahat yang cukup

Beristirahat dengan cukup bisa menjadi salah satu cara mengobati benjolan di leher anak akibat gondongan. Pasalnya, gondongan tersebut bisa terjadi karena adanya pembengkakan pada kelenjar ludah parotis yang disebabkan oleh infeksi virus. Kondisi tersebut tentu saja memiliki risiko menular pada anak-anak melalui percikan air liur.

Meskipun benjolan di leher anak tersebut dapat sembuh dan menghilang dengan sendirinya, namun ada beberapa kasus gondongan yang dapat menyebabkan komplikasi. 

Meminta anak untuk memperbanyak istirahat dipercaya dapat meringankan gejala gondongan. Tak hanya itu saja, kamu juga bisa memberikan kompres air hangat dan kompres air dingin pada benjolan guna meredakan rasa nyeri.

 

  • Mengkonsumsi air rebusan daun sirih

Daun sirih dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk dalam mengobati benjolan di leher anak. Tanaman tersebut mengandung senyawa eugenol yang bersifat sebagai anti radang hingga antibakteri, sehingga mampu melawan infeksi bakteri pemicu benjolan di leher anak. Senyawa tersebut dipercaya dapat menurunkan risiko terjadinya kanker karena bersifat antikanker.

Untuk mendapatkan manfaat daun sirih yang efektif dalam menangani benjolan di leher anak, kamu perlu mencuci 2 lembar daun sirih. Kemudian, rebus daun sirih dengan 2 sampai 3 gelas air putih sampai tersisa 1 gelas. Berikan air rebusan daun sirih pada si kecil untuk diminum dalam kondisi hangat setiap hari di pagi hari.

 

  • Mengkonsumsi air rebusan daun sirsak

Daun sirsak dapat menjadi salah satu cara yang dianggap ampuh dalam mengobati benjolan di leher anak akibat adanya pembengkakan kelenjar getah bening. Baik buah sirsak maupun daunnya ternyata mengandung beberapa senyawa, seperti flavonoid dan alkaloid yang bersifat antioksidan, anti radang, dan antibakteri.

Pembengkakan kelenjar getah bening dapat terjadi karena adanya infeksi virus atau bakteri, misalnya saja seperti flu hingga radang tenggorokan. Untuk dapat mengatasi kondisi tersebut, kamu dapat merebus 4 hingga 6 lembar daun sirsak dengan 4 gelas air. Kamu juga bisa menambahkan madu agar rasanya lebih manis. 

Kamu bisa memberikannya pada si kecil untuk diminum setiap pagi hari setelah makan.

 

  • Mengkonsumsi makanan tinggi kadar yodium

Benjolan di leher anak dapat terjadi karena adanya pembengkakan pada kelenjar tiroid atau dikenal juga dengan istilah penyakit gondok.

Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit yang begitu berarti, namun benjolan yang timbul akibat penyakit gondok tersebut terkadang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat bernafas atau menelan.

Pada umumnya, kondisi tersebut dapat diakibatkan karena tubuh yang kekurangan yodium guna memproduksi hormon tiroid. Untuk dapat mengobati benjolan di leher anak karena penyakit gondok, kamu bisa memberikan si kecil makanan yang tinggi kadar yodium, seperti rumput laut, ragam ikan laut, dan udang.

 

  • Mengkonsumsi obat antibiotik

Kelenjar getah bening pada anak bisa saja tiba-tiba membengkak karena adanya infeksi bakteri, sehingga dapat memicu munculnya benjolan. Guna mengatasi benjolan tersebut, kamu bisa memberikan obat antibiotik pada si kecil.

Hanya saja, pemberian obat antibiotik harus disesuaikan dengan resep dokter serta kondisi dan jenis bakteri yang memicu terjadinya infeksi tersebut. Itulah sebabnya, kamu perlu membawa si kecil ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan dan obat yang sesuai.

 

  • Mengkonsumsi obat kortikosteroid

Pemberian obat kortikosteroid dapat menjadi salah satu solusi dalam mengobati benjolan di leher anak akibat pembengkakan kelenjar getah bening yang diduga muncul karena efek penyakit autoimun yang diderita, misalnya seperti lupus atau rheumatoid arthritis. Obat tersebut dianggap ampuh dalam menekan daya tahan tubuh agar tidak terjadi peradangan dan pembengkakan.

Hanya saja, penggunaan obat kortikosteroid ini perlu disesuaikan dengan anjuran dokter agar manfaatnya dapat dirasakan. Sebaiknya kamu membawa si kecil ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

 

Tak hanya itu saja, kamu juga bisa mencegah penularan virus atau bakteri penyebab benjolan di leher anak dengan mengajari si kecil cara mencuci tangan yang tepat, memberi makanan yang bergizi, menganjurkan istirahat yang cukup, setidaknya 7 hingga 9 jam setiap malam, dan rutin mendapatkan vaksinasi.

Namun, jika benjolan di leher anak tidak kunjung sembuh dan hilang, serta yang terjadi justru benjolan semakin besar, tidak terasa sakit, demam, hingga penurunan berat badan yang drastis, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

 

Madu Herbal Zymuno

Zymuno merupakan madu imunoterapi herbal pertama di Indonesia yang diformulasikan khusus oleh para ahli terpercaya sehingga dapat memberikan berbagai khasiat, seperti mengobati benjolan yang ada pada leher, payudara, ketiak atau bagian tubuh lainnya, mengobati tiroid, mengobati kista/miom, serta mampu mengobati tumor jinak.

benjolan di leher anak

Madu Zymuno sudah terbukti 3x lebih ampuh dalam membantu mengobati benjolan, bahkan untuk gejala yang sudah menahun.

 

Komposisi Madu Zymuno

Madu Zymuno dijamin berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi dan sudah terdaftar dalam BPOM. Madu herbal ini juga menggunakan bahan herbal alami dan pilihan, diantaranya seperti:

  • Madu Asli

Madu mengandung zat anti-tumor yaitu flavonoid, asam folat, asam amino, protein, dan enzim. Zat tersebut berkhasiat sebagai anti-inflamasi untuk mengobati benjolan dan peradangan kronis penyebab sel tumor.

  • Daun Meniran

Daun meniran kaya akan kandungan antioksidan yang berkhasiat meningkatkan fungsi vitamin dan mineral, sehingga bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, mencegah infeksi bakteri dan virus, serta mengobati pembengkakan dan benjolan.

Tak hanya itu saja, daun meniran juga dapat memperlambat pertumbuhan sel tumor dengan bertindak sebagai sel mati sehingga tidak akan memicu munculnya sel tumor baru.

  • Daun Kelor

Daun kelor mengandung 50 antioksidan, 27 vitamin, 9 asam amino esensial, dan garam mineral yang berkhasiat melawan radikal bebas dalam tubuh.

Senyawa alami yang ada di dalam daun kelor yaitu allasea monosakarida berkhasiat untuk menghentikan siklus sel tumor pada tahap awal.

  • Temulawak

Temulawak memiliki dua kandungan utama yaitu kurkumin dan xanthorrhizol yang berkhasiat mengobati peradangan, pembengkakan dan benjolan, menekan induksi bintik tumor, serta meningkatkan imunitas tubuh.

 

Zymuno Sangat Direkomendasikan Untuk Siapapun yang Mengalami Masalah Kesehatan

  • Mengalami masalah benjolan pada tangan, leher, ketiak, dan pada payudara yang tak kunjung sembuh.
  • Benjolan muncul kembali setelah operasi.
  • Munculnya benjolan disertai rasa nyeri, demam, lemas, dan penurunan berat badan.
  • Menderita kista dan tiroid
  • Sudah mencoba berbagai macam obat penyembuh benjolan namun masih belum ada perubahan.
  • Sudah coba terapi dan berobat kemana-mana, namun belum sembuh juga
  • Bingung mencari obat yang terbukti ampuh mengobati benjolan.

 

Aturan Minum Zymuno

benjolan di leher anak

Madu Zymuno aman dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa. Adapun aturan minumnya yaitu:

  • Kocok dahulu sebelum diminum
  • Diminum 2x sehari sebanyak 2 sendok makan
  • Diminum setelah makan

 

Note : kondisi khusus (diabetes/kadar gula darah tinggi), diminum 1x sehari sebanyak 1 sendok makan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?