Apa Saja Ciri Anak Autis 2 Tahun? Simak Penjelasan Berikut.

Autism Spectrum Disorder atau biasa disebut autis sudah bisa diamati pada anak usia 2 tahun atau lebih. Ciri anak autis 2 tahun yaitu sebagai berikut.

Ciri Anak Autis 2 Tahun

1. Gangguan Komunikasi dan Sosial

Ciri anak autis 2 tahun yaitu memiliki gangguan komunikasi dan juga gangguan interaksi sosial. Seperti nada bicara datar, tidak menengok saat dipanggil, tidak suka bersosialisasi dan senang sendiri. Ada juga anak yang sering mengulangi perkataan, tidak menunjukkan ekspresi dan emosi tidak dapat terungkapkan dengan baik.

2. Gangguan Perilaku

Ciri anak autis 2 tahun yang kedua yaitu mengalami gangguan perilaku. Seperti sering mengulangi suatu gerakan terus menerus, sangat pemilih dalam mengonsumsi makanan, sensitif terhadap suara dan sensitif terhadap cuaca.

3. Gejala Lainnya

Gejala atau ciri anak autis 2 tahun selanjutnya yaitu mengalami kejang, ada latah, memiliki kecemasan yang berlebih, dan juga perilaku obsesif kompulsif. Adapun faktor risiko dari terjadinya autisme yaitu sebagai berikut:

  1. Jenis Kelamin
    Jenis kelamin yang lebih berisiko untuk mengalami autisme adalah laki-laki. Laki-laki 4 kali lebih berisiko dibandingkan dengan perempuan.
  2. Faktor Keturunan
    Orang tua yang mengalami autisme, berisiko mempunyai anak dengan autisme juga.
  3. Lahir Prematur
    Bayi yang lahir dengan prematur atau usia kandungan 26 minggu lebih berisiko mengalami autisme dibandingkan dengan bayi yang tidak prematur.
  4. Penularan Selama Kandungan
    Jika saat ibu mengandung dan mengonsumsi minuman beralkohol, maka sang anak berisiko terkena autisme. Selain itu juga, mengonsumsi obat seperti obat epilepsi ketika hamil bisa menimbulkan risiko autis pada anak.
  5. Pengaruh Gangguan Lain
    Pengaruh lain seperti down syndrome, adanya kelumpuhan otak, distrofi otot (kelemahan pada otot), atau sindrom tourette.

Solusi untuk Anak Autis

Setelah membahas ciri anak autis 2 tahun, mari kita bahas solusi untuk anak autis. Jika anda merasa anak anda mengalami gejala dan ciri-ciri di atas, bisa untuk konsultasi ke dokter. Bisa juga untuk melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Berinteraksi Lebih Sering

Mengajak anak anda untuk bermain bersama secara lebih sering. Berinteraksi, berbicara dan memberikan sentuhan fisik kepada anak.

2. Tidak Memberikan Gadget Saat Usia Dini

Memberikan gadget pada anak saat sudah besar misalnya usia sekolah. Karena pemberian gadget saat usia anak masih di bawah 5 tahun bisa memicu autisme.

3. Beri Mainan

Memberikan mainan pada anak yang sesuai dengan usianya. Mainan yang direkomendasikan untuk anak autis yaitu:

    1. Menyusun puzzle
      Puzzle adalah mainan yang seru untuk dicoba bagi anak autisme. Memainkan puzzle mengajarkan anak agar tetap semangat dan lebih sabar dalam menyelesaikan masalah.
    2. Bermain balok susun
      Permainan ini mengajarkan anak agar lebih kreatif, menyusun berbagai bentuk dengan balok susun. Jiwa kreativitas sang anak biasanya akan terasah jika bermain balok susun.
    3. Menggambar, mewarnai
      Cara efektif agar anak dapat mengetahui terkait warna adalah dengan menggambar dan mewarnai. Selain itu juga, permainan ini akan mengasah kemampuan motorik halus sang anak.
    4. Bermain flash card
      Permainan flash card bisa membantu dalam mengasah ingatan anak, misalnya jika ingin anak hafal terkait nama hewan maka bisa sambil bermain flash card tema hewan.
    5. Bermain plastisin
      Permainan ini mengasah daya motorik anak dan juga mengembangkan daya imajinasi sang anak.
    6. Bermain lego
      Permainan lego akan meningkatkan daya konsetrasi anak. Tangan dan mata juga jadi terlatih untuk berkoordinasi.
@haloakulili Replying to @Mrs.T ♬ original sound – Ms. Aulia – Mrs. Aulia | Therapist

4. Ajak Interaksi Teman Sebaya

Mengajak teman seusianya untuk berinteraksi dengan sang anak. Bermain dengan teman sebaya bisa meningkatkan minat untuk bersosialisasi dengan sekitar.

5. Kontrol Pertumbuhan

Mengontrol pertumbuhan dan juga perkembangan anak ke fasilitas kesehatan dengan rutin.

6. Tidak Memarahi

Menghindari membentak anak, memarahi anak. Jangan sampai melakukan kekerasan fisik kepada anak.

7. Mengajari Anak untuk Mengendalikan Diri

Cara untuk mengendalikan diri anak autis yaitu dengan:

  1. Menentukan batas waktu saat melakukan beberapa aktivitas
    Misalnya ketika ingin meminta anak sabar menunggu masakan selesai, bisa untuk bilang ”5 menit lagi selesai, tunggu ya”. Dengan cara ini anak bisa jadi lebih sabar.
  2. Memberikan arahan jelas dan singkat
    Ketika sedang terburu-buru dan ingin anak segera mandi, bisa katakan “Sekarang mandi dulu ya, setelah itu kita mau pergi”. Dengan begini, anak bisa paham.
  3. Jangan lupa untuk mengapresiasi dan menyanjung perilaku anak yang positif
    Ketika anak melakukan hal positif, bilang kalau hal tersebut bagus untuk dipertahankan.
  4. Menggunakan kalimat positif dalam berinteraksi dengan sang anak
    Ketika anak autis sedang tidak bisa mengendalikan diri, orang tua bisa mengatakn “Ayo, tenang dulu ya”. Kalimat tersebut akan bisa menenangkan daripada mengatakan “Jangan teriak!”.
  5. Memberi arahan agar mengungkapkan emosinya
    Caranya dengan menanyakan kepada anak, apa yang sedang dirasakan sang anak. Apakah sedih, marah, senang atau apa. Kalau anak masih bingung dengan pemilihan emosi, bisa dibantu dengan memilih wajah berbagai ekspresi di flash card.

8. Meminum Vitamin

Mengonsumsi vitamin sebagai terapi untuk anak autis. Salah satu vitamin yang direkomendasikan yaitu generos. Generos ini sudah terdaftar dalam BPOM dan mendapat sertifikat halal. Artinya vitamin generos sudah terbukti aman untuk dikonsumsi.

Cara penggunaannya yaitu dengan memasukannya ke makanan atau minuman anak. Jangan lupa sebelum diminum, kocok terlebih dahulu. Dalam satu hari, disarankan untuk minum generos dua kali. Dokter spesialis anak menyebutkan bahwa masa golden age anak (usia 1-5 tahun) merupakan masa yang penting. Orang tua perlu mengetahui perkembangan anak.

 

Vitamin generos merupakan nutrisi otak yang bisa bantu untuk mengatasi anak ketika mengalami speech delay (keterlambatan berbicara), autis, ataupun ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Generos terbuat dari 5 bahan alami berkualitas. Yaitu pegagan, madu hutan, mengkudu, ikan sidat dan temulawak.

  1. Pegagan
    Kandungan yang ada pada tanaman pegagan bisa ikut membantu untuk menstimulasi perkembangan otak. Oleh karena itu pegagan disebut sebagai penambah kecerdasan otak terbaik.
  2. Madu Hutan
    Kemudian kandungan selanjutnya yaitu madu hutan. Lebah yang menghasilkan madu hutan disebut lebah raksasa. Madu hutan memiliki kandungan 3 probiotik dimana kandungan ini lebih banyak dari madu ternak.
  3. Mengkudu
    Lalu, kalau fungsi dari mengkudu itu apa? Buah mengkudu mengandung zat anti bakteri dan berhasil menyembuhkan berbagai penyakit. Saking banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh mengkudu, sampai-sampai buah ini disebut sebagai buah dewa.
  4. Ikan Sidat
    Tahukah anda kalau ikan sidat memiliki kandungan yang lebih banyak dari ikan salmon dan ikan lainnya? Ikan sidat mengandung omega 3, protein albumin, vitamin B1, dan vitamin B2. Kandungan vitamin B1 dan B2 tersebut lebih banyak ada di ikan sidat daripada di susu sapi. Vitamin generos adalah vitamin otak pertama yang menggunakan ikan sidat.
  5. Temulawak
    Temulawak bisa berfungsi untuk mencegah bakteri jahat yang bisa menyerang sistem imunitas tubuh manusia.

Jadi bagaimana, sudahkah anda membeli dan menggunakan generos untuk buah hati anda? Apakah penjelasan terkait ciri anak autis 2 tahun sudah cukup jelas?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?