Salah 1 Gejala yang Dialami Anak Ketika Menderita Cacingan Adalah Diare, Apakah Benar?

Salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare. Kira-kira, menurut anda pernyataan tersebut benar atau salah? Mari simak artikel ini bersama-sama.

Apa yang Dimaksud dengan Cacingan?

Sebelum pertanyaan “Salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare, apakah benar?”ini dijawab, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu cacingan. Cacingan adalah suatu kondisi ketika tubuh seseorang mengalami infeksi akibat cacing. Lho kok bisa ya tubuh manusia terinfeksi oleh cacing? Memangnya cacing masuk melalui apa?

Telur cacing atau larva cacing bisa masuk melalui pori pori kulit anak atau masuk melalui mulut anak. Misalnya sehabis anak bermain tanah, lalu langsung lanjut makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Atau bisa juga saat anak mengonsumsi makanan yang mentah dan minum minuman yang masih mentah. Kebiasaan buruk tersebut bisa membuat kemungkinan cacing masuk ke dalam tubuh manusia lebih besar.

Ada berbagai macam cacing yang bisa menginfeksi tubuh manusia. Cacing kremi bisa, cacing tambang bisa, cacing pita bisa, cacing gelang juga bisa. Jika penderita cacingan ini tidak langsung diobati, maka hal ini membuat kesehatan tubuhnya memburuk. Kenapa? Karena cacing yang ada di dalam tubuh akan mengambil nutrisi dan membuat badan lemas, tidak nafsu makan hingga akhirnya berat badan menurun.

Jadi, gejala yang muncul saat cacingan penting untuk diketahui. Karena jika sudah mengetahui apa saja gejala cacingan, maka jadi tahu juga jawaban dari pertanyaan “salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare atau bukan”.

Gejala Anak yang Menderita Cacingan

Setelah tahu apa defisini dari cacingan, sekarang saatnya membahas jawaban dari pertanyaan “Salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare, apakah benar?”.

Gejala yang Dialami Anak Ketika Menderita Cacingan Adalah…

1. Mengalami Gangguan Pencernaan

Gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah terdapat gangguan sistem gastrointestinal atau saluran pencernaan. Seperti apa contohnya? Gangguan pencernaan yang muncul pada penderita cacingan ada berbagai macam.

Mulai dari muncul rasa mual, muntah, nafsu makan mengalami penurunan, diare (BAB dengan konsistensi cair sebanyak 3x atau lebih dalam sehari) hingga sembelit (sulit BAB). Lho, kok bisa seperti itu? Karena cacing yang masuk ke dalam saluran pencernaan akan berkembangbiak lalu menghambat saluran pencernaan tersebut.

Jadi, pertanyaan “Salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare, apakah benar?” jawabannya adalah benar ya, Bunda.

2. Terdapat Cacing di Feses

Selanjutnya, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah terdapat cacing di dalam feses sang anak. Jika seorang anak mengalami gejala ini, maka sudah bisa dikatakan bahwa anak tersebut mengalami cacingan. Mungkin terdengar sedikit menjijikan ya, Bunda. Tapi ya, bagaimana lagi. Lalu cacing jenis apa saja yang biasanya ada di feses? Pada banyak kasus, cacing yang sering ditemukan di feses yaitu ada cacing pita, cacing gelang dan juga cacing kremi.

3. Timbul Rasa Gatal di Anus

Selanjutnya, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah adanya rasa gatal di anus. Banyak sekali kasus yang mengatakan bahwa penderita cacingan merasakan gatal pada anusnya. Selain itu juga anusnya jadi mengalami kemerahan. Gejala ini diakibatkan oleh cacing kremi yang menyimpan telurnya di anus manusia.

4. Mengalami BAB Berdarah

Selanjutnya, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah mengalami BAB berdarah. Cacing yang bisa menyebabkan BAB berdarah adalah cacing gelang. Kenapa bisa sampai berdarah BAB nya? Jawabannya adalah karena cacing gelang menginfeksi dinding usus. Apa akibat dari dinding usus yang terinfeksi? Akibatnya adalah terjadi perdarahan.

5. Timbul Ruam Kemerahan di Kulit

Selanjutnya, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah timbul kemerahan di kulit. Cacing apa yang menyebabkan ruam di kulit? Yaitu cacing kremi atau cacing tambang. Menurut seseorang yang pernah mengalami cacingan, ruam kemerahan ini menimbulkan rasa gatal yang sangat mengganggu aktivitas. Bahkan untuk tidur juga menjadi sulit.

6. Batuk

Selanjutnya, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah batuk. Kalau cacingan masuk ke dalam saluran pencernaan, lalu kok bisa ada gejala batuk juga? Pada awalnya cacing akan masuk ke organ paru-paru dan membuat tubuh terinfeksi. Lalu setelah itu keluar dari paru-paru dan lanjut masuk ke saluran pencernaan. Akhirnya muncullah gejala batuk.

@nestilawati #parenting #info #trending #anakcacingan ♬ Not Worth the Pain – Hana Wilianto

7. Ada Penurunan Berat Badan

Selanjutnya, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah berat badan mengalami penurunan. Kenapa cacingan bisa membuat berat badan menurun? Karena sebagian nutrisi yang ada di dalam tubuh diambil dan dicuri oleh cacing. Hal ini berakibat pada tubuh anak.

Penderita cacingan jadi merasa lemas, nutrisi tubuh tidak terpenuhi dengan baik dan jadi ada penurunan berat badan. Jika penderita cacingan mulai mengalami penurunan berat badan, maka beri perhatian lebih ya. Harus tetap dipantau jangan sampai mengalami malnutrisi.

8. Kulit Menjadi Pucat

Lalu yang terakhir, gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah kulit menjadi pucat. Bagaimana cara kerja cacing agar kulit menjadi pucat? Jadi, ketika berada di dinding saluran cerna, cacing tambang menyerap darah semaksimal mungkin. Akhirnya menyebabkan kadar darah jadi menurun.

Lalu hal ini membuat anak mengalami pucat di kulitnya. Badan pun menjadi sangat lemas, kepala terasa pusing, dan bisa terjadi anemia. Sangat mengerikan ya, Bunda. Semoga anak Bunda maupun penderita cacingan tidak mengalami anemia.

Setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan “Salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare, apakah benar?”. Mari kita lanjut ke bahasan selanjutnya. Yaitu tips untuk mengatasi cacingan. Berikut tips yang direkomendasikan untuk dilakukan:

  • Mengonsumsi Vitummy
    Vitummy adalah produk madu herbal yang sudah terdaftar dalam BPOM dan terbukti aman untuk dikonsumsi semua kalangan usia. Meminum vitummy dengan rutin bisa membuat tubuh mendapat banyak manfaat. Seperti masalah cacingan teratasi, nafsu makan meningkat, dan daya tahan tubuh juga meningkat. Kandungan yang ada di dalam vitummy adalah bahan alami berupa temulawak, pepaya, jahe dan bawang putih. Konsumsilah Vitummy sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan ya, Bunda.

gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah

  • Memberikan makanan dan minuman yang sudah matang kepada anak.
  • Memastikan anak sudah cuci tangan sebelum makan atau sebelum memasukkan sesuatu ke dalam mulut.
  • Membersihkan barang khususnya mainan anak, terutama jika ada tanah di mainan tersebut.
  • Memastikan kuku anak pendek dan bersih.
  • Merutinkan jadwal mandi anak yaitu 2 kali dalam sehari
  • Mengganti pakaian anak secara rutin
  • Mencuci sprei, sarung bantal dan guling, serta handuk secara rutin
  • Mengingatkan anak untuk tidak menggigit kuku
  • Mengingatkan anak untuk tidak menggaruk-garuk bokong

Mari mulai lakukan tips di atas agar gejala dari cacingan bisa membaik dan cacingan teratasi secara perlahan. Begitulah artikel yang menjawab pertanyaan “Salah satu gejala yang dialami anak ketika menderita cacingan adalah diare, apakah benar?”. Semoga membantu ya, Bunda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?