Apa Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan? Simak Jawabannya Berikut

Apa Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan

Tidak sedikit dari orang yang menjalankan program diet yang bertanya-tanya apa puasa bisa menurunkan berat badan dengan efektif dan cepat? Jawabannya adalah ya. Istilah ini sering disebut dengan diet puasa yang berarti penerapan pola makan dengan cara mengelola antara siklus waktu makan dengan periode puasa.

Secara umum, istilah puasa memiliki kaitan yang erat dengan ritual keagamaan. Puasa juga dapat berarti salah satu jenis pola makan yang sangat dianjurkan dalam dunia kesehatan. Diet puasa memberikan banyak manfaat untuk tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga membantu menjaga kesehatan tubuh.

Banyak orang yang menganggap cara menurunkan berat badan yang satu ini lebih efektif ketimbang dengan metode membatasi makanan tertentu. Faktor utamanya adalah karena makanan yang harus dihindari adalah makanan kesukaan atau konsumsi sehari-hari. Berbeda dengan metode diet puasa yang menerapkan program diet tanpa harus mengurangi asupan kalori.

Apa Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan?

Dalam pengertiannya, diet puasa merupakan metode pengaturan pola makan dengan cara berpuasa pada waktu tertentu. Selama waktu berpuasa, pelaku diet tetap dapat mengonsumsi minuman. Kebanyakan orang yang menjalani program diet mengartikannya untuk mengurangi atau membatasi kebiasaan makan. Berbeda dengan diet puasa atau intermittent fasting yang cenderung mengatur kebiasaan makan.

Diet puasa tidaklah mengatur jenis makanan apa yang harus dihindari dan apa yang harus dikonsumsi. Melainkan, kapan waktu untuk seseorang makan dan berhenti makan atau puasa. Metode ini menganjurkan seseorang untuk berpuasa selama 16 jam, tidak lebih maupun kurang. Namun, lama waktu ini dapat disesuaikan dengan kemampuan atau anjuran dokter.

Panduan Menjalani Diet Puasa

Jawaban dari pertanyaan apa puasa bisa menurunkan berat badan adalah iya. Contohnya seperti metode diet puasa ini. Metode diet ini biasanya dilakukan dengan cara mengurangi asupan kalori secara bertahap pada hari-hari tertentu. Meski begitu, diet puasa mempunyai beberapa metode yang berbeda. Beberapa metode diet puasa yang paling populer dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Metode Eat-Stop-Eat
    Metode yang pertama untuk menjawab pertanyaan apa puasa bisa menurunkan berat badan adalah eat-stop-eat. Metode eat-stop-eat dapat dilakukan dengan cara berpuasa selama 24 jam atau seharian penuh. Cara ini dapat dilakukan selama 1 atau 2 kali dalam seminggu.Sebagai contoh, seseorang berpuasa untuk tidak makan selama satu hari penuh atau 24 jam pada hari Senin. Kemudian hari Selasa, Rabu dan Kamis makan seperti biasa dan melanjutkan puasa kembali di hari Jumat selama 24 jam penuh.
  2. Metode 5:2
    Metode 5:2 juga dapat menjadi jawaban dari pertanyaan apa puasa bisa menurunkan berat badan. Metode ini biasanya dilakukan dengan cara 5 hari makan normal seperti biasa dan 2 hari lainnya makan dengan mengurangi 500-600 kalori dalam sehari. Namun, tidak dianjurkan untuk melakukan 2 hari secara berturut-turut untuk berpuasa atau membatasi makan.Contoh penerapan metode ini adalah ketika seseorang berpuasa melakukan puasa atau mengurangi makan pada hari Selasa dan Jumat. Kemudian, sisa hari dalam seminggu ini digunakan untuk makan seperti biasa namun tetap memperhatikan konsumsi kalori. Pastikan juga selama hari biasa ini untuk menyesuaikan porsi makan dengan keperluan kalori harian.
  3. Metode 16/8
    Terakhir ada metode 16/8 dimana metode ini bisa diaplikasikan dengan melakukan 8 jam makan normal per hari dan 16 jam sisanya harus digunakan untuk berpuasa atau berhenti makan. Misalnya, 8 jam dari pagi hingga sore makan seperti biasa, kemudian malamnya puasa dengan tidak makan sama sekali hingga waktu pagi dan terus berulang sampai sekiranya berat badan ideal atau mencapai yang diinginkan.Pada intinya, diet puasa ini memperbolehkan orang yang menjalaninya untuk tetap minum minuman tanpa kalori. Seperti air putih, kopi atau teh tanpa gula, krim, dan susu tambahan untuk membantu mengurangi rasa lapar.Program diet ini bermaksudkan untuk mengurangi asupan kalori, khususnya pada makanan konsumsi sehari-hari. Menurut beberapa penelitian, diet puasa ini terbukti efektif dan ampuh untuk membantu menurunkan berat badan seseorang.

Syarat Menjalani Program Diet Puasa

Apa puasa bisa menurunkan berat badan? Iya. Namun, untuk melakukannya terdapat syarat-syarat tertentu agar metode ini dapat bekerja dengan optimal. Salah satu kondisi yang tidak diperbolehkan untuk menjalaninya adalah ketika seseorang memiliki masalah kekurangan berat badan atau riwayat gangguan makan.

Kondisi lain yang tidak dianjurkan untuk menjalankan metode diet ini adalah penderita diabetes, seseorang yang memiliki riwayat tekanan darah rendah, sedang hamil atau menyusui, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, dan gangguan menstruasi. Orang-orang dengan gangguan kesehatan tersebut tidak boleh menjalani program diet puasa kecuali anjuran dari dokter.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dari metode diet puasa adalah makanan yang dikonsumsi setelah berbuka. Kebanyakan orang memanfaatkan kesempatan berbukanya untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak atau kalori, karena merasa tidak perlu membatasi jenis makanan ketika tidak puasa atau berbuka.

Sedangkan, keberhasilan diet ini memiliki prinsip yang sama seperti metode diet lain untuk menurunkan berat badan, yaitu mengurangi asupan kalori. Ini artinya, ketika waktu berbuka pun makanan yang dikonsumsi harus lebih rendah kalori dari jumlah kalori yang dibakar.

@doktercaesar Gimana cara mulai diet puasa intermiten/ IF (Intermittent Fasting)? 😊 . #doktercaesar #spesialispenyakitdalam #dietif #puasaintermittent #intermittentfasting ♬ original sound – Dr. Caesar Givani Sp.PD

Tips Sukses Menjalani Diet Puasa

Agar bisa menjawab pertanyaan apa puasa bisa menurunkan berat badan dan merasakan hasil dari diet puasa yang dilakukan berikut ini terdapat beberapa tips penting yang bisa diterapkan selama menjalankan program diet.

  • Memperbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi dan memudahkan tubuh untuk melalui periode puasa.
  • Lebih mudah lagi apabila melakukan periode puasa atau berhenti makan di malam hari. Karena waktu malam kebanyakan manusia beristirahat atau tidur sehingga lebih mudah melalui waktu puasa.
  • Mengubah pola pikir dari yang awalnya puasa adalah waktu untuk merasa kelaparan dan menyiksa menjadi waktu untuk mengistirahatkan tubuh sejenak dari pengelolaan makanan.
  • Cobalah untuk memanfaatkan kesibukan sebagai waktu untuk puasa atau berhenti makan. Karena ketika menjalani aktivitas atau kesibukan, manusia akan cenderung lebih mudah mengalihkan perhatian.
  • Seimbangkan program diet puasa dengan aktivitas fisik ringan, seperti bergerak aktif atau jalan-jalan ringan untuk membantu proses pembakaran kalori. Tidak perlu setiap hari, lakukan cara ini selama dua atau tiga kali dalam seminggu saja sudah cukup untuk mendukung program diet puasa.

Kesimpulannya, jawaban dari apa puasa bisa menurunkan berat badan? Adalah iya. Namun, untuk menjalaninya terdapat beberapa syarat dan tips agar metode diet lebih efektif dan optimal. Selain itu, metode diet ini harus diiringi dengan melakukan aktivitas fisik ringan dan memperhatikan konsumsi kalori harian. Salah satu cara untuk membantu agar tubuh kenyang lebih tahan lama adalah dengan minum susu.

Susu seperti Weight Herba dapat membantu untuk menjaga kadar gula dalam darah, penambah asupan protein dan kalori yang berkualitas. Selain itu, susu ini tidak menimbulkan efek samping sehingga aman untuk dikonsumsi jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?