10 Minuman Penurun Berat Badan untuk Kesehatan Tubuh

Minuman penurun berat badan dapat mempengaruhi asupan kalori harian, tingkat rasa lapar, dan metabolisme. Meminum minuman tertentu, dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan. Mengganti minuman dengan pilihan lain yang lebih ramah terhadap berat badan, dapat membantu mencapai tujuan untuk mencapai berat badan ideal sekaligus menjaga tetap terhidrasi.

Beragam Minuman Penurun Berat Badan

Berikut ini beberapa minuman penurun berat badan yang bisa dikonsumsi. Mulai dari air putih, kopi, teh jahe, hingga minuman berprotein.

1. Air Putih

Air putih merupakan salah satu jenis minuman diet yang dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal. Dari semua jenis minuman yang ada, air putih dinilai lebih praktis dan ekonomis. Mengonsumsi air putih dapat membakar lebih banyak kalori. Selain itu, dapat menekan nafsu makan yang berlebihan.

Mengonsumsi air putih sebanyak 500 ml sebelum makan selama 12 minggu, dapat menurunkan berat badan. Sedangkan, mengonsumsi air putih sebanyak dua liter atau delapan gelas setiap hari, dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi. Mengonsumsi air putih tidaklah cukup. Ada baiknya untuk tetap mengimbanginya dengan menerapkan pola makan yang benar dan diet sehat. Jangan lupa pula untuk selalu rutin berolahraga agar berat badan tetap ideal.

2. Minuman Berprotein

Jika dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat, protein dinilai lebih mengenyangkan. Protein memiliki efek termal yang lebih tinggi. Artinya, protein dapat membakar lebih banyak kalori selama proses pencernaan berlangsung.

Mengonsumsi minuman berprotein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan memudahkan mengatur porsi makan. Peningkatan asupan protein dapat menyebabkan penurunan berat badan secara signifikan, bahkan saat asupan kalori tetap konsisten. Mengonsumsi minuman penurun berat badan berprotein tidak hanya dapat menekan nafsu makan, tetapi juga menurunkan hormon tertentu yang bisa mengendalikan rasa lapar. Salah satunya adalah hormon ghrelin.

3. Teh Hijau

Teh hijau memiliki beragam kandungan nutrisi, seperti katekin dan antioksidan yang tinggi. Kandungan nutrisinya ini dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh sekaligus proses pembakaran lemak. Selain berperan sebagai minuman penurun berat badan, teh hijau juga berkhasiat untuk mengurangi risiko serangan penyakit tertentu. Misalnya saja kanker, diabetes, hingga penyakit jantung.

@seputarjusBermanfaat? jangan lupa share ya biar temen kamu juga tau

♬ suara asli – Seputar Jus

4. Kombucha

Kombucha adalah minuman sejenis teh fermentasi. Salah satu fungsinya, yakni sebagai pengganti soda, sehingga cocok untuk menurunkan berat badan. Kombucha merupakan mengandung soda dengan rasa yang manis tanpa menambahkan banyak gula maupun kalori seperti jenis minuman lainnya. Selain itu, kombucha dapat menjadi minuman alternatif yang enak dibandingkan dengan air biasa. Menariknya lagi, kombucha menawarkan beragam manfaat untuk meningkatkan kinerja usus.

Minuman kombucha dapat meredakan peradangan, menyeimbangkan bakteri dalam usus, hingga meningkatkan detoksifikasi. Tak hanya itu, kombucha dapat memberikan manfaat untuk mengatasi obesitas hingga meningkatkan mikrobioma usus.

5. Kopi

Kopi telah dipercaya sebagai minuman penurun berat badan. Hal ini karena kandungan kafein yang terdapat dalam kopi. Kafein berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Fungsi lainnya, dapat mengurangi rasa lapar.

Namun, untuk mendapatkan manfaat kopi sebagai penurun berat badan, perlu mematuhi aturan minumnya. Sebaiknya, tidak mengonsumsi kopi lebih dari empat gelas sehari. Hindari menambahkan bahan-bahan lain yang dapat mengurangi khasiatnya. Misalnya, susu, krim, hingga pemanis buatan. Bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan jumlah kalori dalam kopi.

6. Campuran Lemon dan Madu

Campuran lemon dan madu tidak hanya mengandung antioksidan tinggi. Namun, juga berperan sebagai minuman sehat yang dapat mengontrol berat badan. Perasan lemon dan madu yang dicampur dengan satu gelas air hangat, dapat meningkatkan asupan serat pektin dan antioksidan. Minuman ini mampu membakar lemak sekaligus mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Campuran lemon dan madu memiliki rasa yang nikmat, bahkan hampir semua kalangan usia menyukainya. Sebaiknya, konsumsi minuman ini ketika perut dalam kondisi kosong atau 20 menit sebelum sarapan untuk mendapatkan hasil terbaik.

7. Teh Hitam

Teh hitam adalah jenis minuman penurun berat badan yang mengandung polifenol. Kandungan nutrisinya ini berfungsi untuk merangsang pembakaran lemak, mengurangi penyerapan kalori, hingga meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus. Berkat khasiatnya inilah, tak sedikit yang mengonsumsinya.

8. Kefir

Mungkin, sebagian orang masih kurang familiar dengan jenis minuman ini. Kefir merupakan minuman susu fermentasi yang memiliki 61 jenis probiotik, sehingga sangat baik untuk kesehatan usus. Probiotik dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak pada bagian perut. Hal ini karena perannya dalam resistensi insulin, penyimpanan lemak, hingga peradangan.

Wanita dengan kelebihan berat badan maupun obesitas, mengonsumsi kefir setiap hari selama kurang lebih delapan minggu, dapat mengalami penurunan berat badan.

9. Teh Jahe

Teh jahe yang dilarutkan ke dalam air panas dan dikonsumsi saat sarapan, dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Minuman penurun berat badan ini juga dipercaya mampu meningkatkan sistem metabolisme tubuh hingga mengurangi nafsu makan.

10. Cuka Apel

Cuka apel adalah minuman diet yang memiliki kandungan asam asetat. Kandungan tersebut mampu membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan proses pembakaran lemak. Meskipun bermanfaat untuk menekan nafsu makan yang berlebihan, penggunaan cuka apel sebagai pengontrol berat badan perlu adanya penelitian lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keefektivitasannya sekaligus mencegah efek samping yang mungkin saja ditimbulkan.

11. Campuran Air Putih, Mentimun, dan Mint

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, air putih dapat berperan penting dalam membantu menurunkan berat badan. Sayangnya, tidak semua orang menyukai air putih karena rasanya yang hambar. Tak jarang pula, orang-orang menilai air putih sebagai minuman yang membosankan.

Bagi yang tidak suka mengonsumsi air putih, bisa membuat alternatif lain dengan menambahkan irisan mentimun dan daun mint. Selain menambah rasa pada air putih, berkhasiat sebagai minuman penurun berat badan serta meningkatkan kesehatan pencernaan.

12. Jus Sayuran

Sudah menjadi rahasia umum bahwa jus sayuran adalah jenis minuman yang kaya akan nutrisi dan manfaat. Kandungan seratnya yang tinggi memberikan efek positif untuk mengontrol berat badan.

Orang dengan sindrom metabolik yang mengonsumsi paling tidak satu porsi jus sayuran rendah sodium ketika menjalankan diet kalori selama periode 12 minggu, dapat mengalami penurunan berat badan secara signifikan daripada yang tidak mengonsumsinya. Jus sayuran juga dapat memicu penurunan leptin. Leptin merupakan hormon hasil dari sel-sel lemak. Ketika hormon leptin tinggi, dapat memicu terjadinya obesitas.

Susu Weight Herba

Siapa yang tidak kenal dengan susu Weight Herba? Weight Herba adalah salah satu jenis susu yang sudah terbukti ampuh mengatasi masalah berat badan, baik itu pada orang dewasa maupun remaja.

Dalam Weight Herba terdapat bahan alami seperti susu kambing etawa, temulawak, hingga daun kelor. Memiliki beragam kandungan nutrisi penting yang sangat baik untuk tubuh. Mulai dari vitamin A, vitamin E, zat besi, hingga serat. Selain mengonsumsi minuman penurun berat badan, Weight Herba bisa menjadi alternatif lain untuk mencapai berat badan ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?