6 Obat Tradisional Nyeri Sendi dan Tulang. Apa Sajakah Itu?

Obat tradisional nyeri sendi dan tulang tentu sangat dicari oleh orang yang mengalami nyeri, namun tidak ingin mengonsumsi obat antibiotik. Karena apabila terlalu sering minum obat antibiotik dapat menimbulkan berbagai efek samping, salah satunya yaitu gangguan pencernaan.

Nyeri sendi dan tulang yang terasa pada salah satu atau beberapa titik di bagian tubuh dapat mengganggu aktivitas. Agar rasa nyeri tersebut dapat berkurang dan hilang, perlu untuk mengonsumsi obat tradisional nyeri sendi dan tulang.

Penyebab Nyeri Sendi dan Tulang

Nyeri sendi dan tulang dapat disebabkan karena beberapa hal. Beberapa diantaranya yaitu:

    1. Mengangkat beban yang sangat berat.
      Beban dikatakan berat dalam kisaran 10 kg – 50 kg selama 10 kali atau lebih dalam satu minggu. Terlebih lagi jika mengangkat beban berat tersebut dengan posisi tubuh yang salah. Tentu hal ini dapat menimbulkan nyeri sendi dan tulang.
    2. Terjadinya cedera
      Misalnya seperti keseleo atau patah tulang. Orang yang sudah mengalami cedera berisiko 5 sampai 6 kali lipat untuk menderita nyeri sendi dan tulang.
    3. Duduk atau berdiri terlalu lama dalam posisi yang kurang baik.
@kalamvargo Semoga bermanfaat #sendi #fypdongggggggg #fypシ #fypシ゚viral #kesehatan #tipssehat #fyp ♬ suara asli – Acep Herbal

Faktor Risiko Nyeri Sendi dan Tulang

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan rentannya seseorang mengalami nyeri sendi dan tulang yaitu:

  1. Kelebihan berat badan atau obesitas.
    Setengah berat badan akan bertumpu pada sendi, khususnya sendi lutut saat berjalan. Bertambahnya berat badan dapat menambah beban sendi lutut tersebut.
  2. Merokok.
    Rokok dapat merusak sel tulang dan menghambat pembentukan tulang rawan. Kebiasaan merokok juga dapat membuat kandungan racun di dalam darah dapat meningkat dan mematikan jaringan tubuh.
  3. Bertambahnya usia.
    Seseorang dengan usia lanjut (di atas 65 tahun) berisiko mengalami nyeri sendi dan tulang.
  4. Memiliki kelainan bentuk pada tulang atau sendi sebagai bawaan lahir.
  5. Imunitas tubuh yang lemah dapat membuat risiko nyeri sendi dan tulang meningkat.

Obat Tradisional Nyeri Sendi dan Tulang

Berikut merupakan obat tradisional nyeri sendi dan tulang serta hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri tersebut.

1. Mengonsumsi Obat Tradisional

  • Susu Kambing Etawa
    Obat tradisional nyeri sendi dan tulang yang dapat dikonsumsi yaitu produk susu kambing etawa. Etawalin merupakan produk susu kambing yang sudah terjamin kualitasnya dan terdaftar dalam BPOM.Mengonsumsi etawalin dapat mengurangi nyeri pada sendi dan tulang. Kandungan dari susu etawalin beberapa diantaranya yaitu jahe, temulawak, kalsium dan fosfor. Jahe dan temulawak dapat mengurangi nyeri serta memecah peradangan. Sedangkan kalsium dan fosfor sangat baik untuk tulang, karena dapat menjaga kepadatan tulang. Susu etawalin ini terbuat dari bahan-bahan pilihan berupa ekstrak herbal berkualitas premium, sehingga susu ini tidak memiliki efek samping. Namun, walau begitu tetap harus dikonsumsi sesuai petunjuk yang ada.
  • Bawang Putih
    Bawang putih dapat meredakan nyeri karena mengandung anti inflamasi. Penggunaan bawang putih juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Susu Kunyit
    Susu kunyit yang memiliki kandungan curcumin dapat mengurangi nyeri sendi maupun tulang serta dapat menghambat pembengkakan.
  • Teh Hijau
    Meminum teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh serta dapat meredakan nyeri sendi dan pembengkakan.
  • Jahe
    Ramuan jahe yang diminum dengan rutin dapat mengurangi rasa nyeri, pembengkakan serta rasa kaku.
  • Lada Hitam
    Lada hitam dapat menaikkan metabolisme tubuh serta memiliki efek anti inflamasi yang dapat menghilangkan peradangan dan nyeri pada sendi.
  • Kayu Manis
    Kandungan yang ada pada kayu manis berupa cinnamaldehyde dapat mengurangi nyeri sendi. Cara mengonsumsi kayu manis sangatlah mudah, cukup dengan menambahkan 1/2 sendok teh bubuk kayu manis pada sendok makan berisi madu. Adapun waktu untuk mengonsumsinya yaitu tiap pagi sebelum sarapan.

Obat tradisional nyeri sendi dan tulang yang sudah disebutkan di atas merupakan obat tradisional yang paling sering digunakan oleh penderita nyeri sendi maupun tulang.

2. Istirahat

Istirahat merupakan langkah pertama yang bisa dilakukan saat muncul nyeri pada sendi maupun tulang. Karena rasa sakit yang muncul adalah sinyal dari tubuh yang mengartikan ada sesuatu yang bermasalah di dalam tubuh.

Membatasi semua aktivitas fisik dan memperbanyak istirahat dapat memulihkan persendian dan tulang yang mengalami nyeri akibat cedera atau peradangan. Selain itu juga, beristirahat dapat menjadi upaya agar tidak memperparah kondisi pada area yang mengalami nyeri.

Begitupun kebalikannya, apabila mengalami nyeri sendi dan tulang namun tidak beristirahat, kondisi area nyeri akan semakin parah. Adanya pergerakan yang berlebihan juga dapat membuat peradangan atau cedera semakin parah dan rasa nyeri semakin bertambah.

3. Kompres Hangat atau Dingin pada Area Nyeri

Kompres dingin digunakan jika rasa nyeri yang muncul disertai dengan peradangan berupa kemerahan dan bengkak. Kompres dingin dapat membuat pembuluh darah menyempit hingga akhirnya kemerahan, bengkak, serta rasa nyeri berkurang. Penggunaan kompres es akan efektif pada 48 jam pertama sejak munculnya rasa nyeri sendi dan tulang.

Sedangkan kompres hangat digunakan jika rasa nyeri yang muncul tanpa disertai peradangan berupa kemerahan dan bengkak. Kompres hangat dapat memperlebar pembuluh darah dan mempercepat proses penyembuhan. Oleh karena itu, penggunaan kompres hangat akan efektif setelah 48 jam sejak munculnya rasa nyeri. Selain kompres menggunakan kompres air hangat, menempelkan koyo juga dapat menjadi solusi karena menimbulkan efek hangat saat memakainya.

4. Berendam di Air Hangat

Berendam di air hangat memiliki banyak manfaat. Beberapa diantaranya yaitu dapat melancarkan peredaran sel ke seluruh tubuh, merelaksasikan, mengurangi ketegangan, mengurangi rasa nyeri serta menimbulkan kenyamanan.

Adanya daya apung saat berendam di air hangat mengakibatkan tekanan pada sendi maupun tulang dapat berkurang. Selain berendam, gerakan terapi lain yang disarankan yaitu berjalan di air hangat. Kekuatan otot, sendi dan tulang dapat terlatih karena upaya yang besar saat berjalan di air.

Durasi yang disarankan untuk terapi air hangat yaitu kurang dari 20 menit setiap sesinya. Dalam seminggu dianjurkan untuk 2-3 kali melakukan terapi ini.

5. Peregangan Otot Ringan

Peregangan ringan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Ini merupakan hal sederhana yang apabila dilakukan rutin dapat berdampak positif bagi tubuh.

Peregangan otot ringan dapat dilakukan dengan menyesuaikan pada area nyeri yang terasa. Misalnya nyeri pada area bahu, maka peregangan otot yang dilakukan berupa menaikkan dan menurunkan bahu. Apabila nyeri pada area sendi leher, maka peregangan otot yang dilakukan yaitu menunduk dan mendongakkan kepala, memutarkan kepala dan menekukkan kepala ke samping kanan dan kiri.

6. Latihan Pernapasan

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa latihan pernapasan dapat meredakan nyeri, termasuk nyeri sendi dan tulang. Salah satu jenis latihan pernapasan yang direkomendasikan yaitu teknik napas 4-7-8. Teknik napas 4-7-8 yaitu dengan menarik napas melalui hidung selama 4 hitungan, menahan napas selama 7 hitungan dan membuang napas secara perlahan selama 8 hitungan.

Latihan pernapasan yang dilakukan berulang kali dapat merelaksasikan dan menimbulkan ketenangan. Disarankan juga untuk memejamkan mata saat latihan pernapasan agar lebih fokus. Melakukan latihan pernapasan sekaligus melakukan peregangan ringan berupa yoga juga dapat dilakukan. Yoga yang dilakukan secara rutin dapat mengurangi stres dan meredakan rasa nyeri pada sendi maupun tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?