Perbedaan Autis dan Down Syndrome serta Vitamin yang Tepat

Perbedaan Autis dan Down Syndrome

Perbedaan autis dan down syndrome masih jarang diketahui. Bahkan, banyak orang awan yang menganggap keduanya adalah sama. Persepsi itulah yang membuat penanganan autis dan down syndrome tidak tepat pada anak. Lantas, apa perbedaannya?

Perbedaan Autis dan Down Syndrome yang Sebenarnya

Setiap orang pasti menginginkan anak mereka lahir dengan kondisi yang sehat tanpa kekurangan apapun. Namun, beberapa hal bisa menyebabkan penyakit khusus, seperti autisme dan down syndrome. Meski sudah berusaha mencegahnya selama di dalam kandungan, tetapi beberapa bayi lahir dengan kondisi bawaan ini. Biasanya, anak-anak tersebut dinamakan ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus.

Meski tanda-tandanya cukup mirip, tetapi sebenarnya setiap kondisi kebutuhan khusus itu berbeda-beda. Autis dan juga down syndrome tidak sama dan memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Down syndrome dirayakan setiap tanggal 21 Maret dengan tujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap down syndrome dan juga mensejahterakan hak-hak penderitanya. Tentu saja sayang disayangkan jika masih banyak orang yang masih tidak tahu perbedaan autis dan down syndrome. Simak penjelasannya di sini.

Apakah Autis bisa Sembuh
unsplash.com

Pengertiannya

Perbedaan autis dan down syndrome yang paling utama adalah pengertiannya. Kedua kelainan ini memiliki pengertian yang sangat berbeda. Pertama, ada autisme. Autis adalah suatu kelainan yang terjadi pada perkembangan saraf. Hal ini pada akhirnya menyebabkan gangguan perilaku dan juga interaksi sosial.

Sementara itu, down syndrome adalah suatu kelainan genetik. Kelainan ini akan menyebabkan para penderitanya memiliki tingkat kecerdasan yang rendah dan di bawah rata-rata. Selain itu, kondisi fisik para penderita down syndrome juga sangat khas karena berbeda dengan kebanyakan orang lainnya. Biasanya, orang yang down syndrome memiliki ciri-ciri:

  • Ukuran kepala yang lebih kecil
  • Hidung dan mulut yang lebih kecil dari ukuran normal
  • Sudut mata bagian luar yang naik ke atas
  • Telapak tangan yang lebih lebar

Orang yang menderita down syndrome hanya memiliki satu garis tangan saja.

Penyebab Keduanya

Perbedaan autis dan down syndrome selanjutnya adalah penyebabnya. Down syndrome dan juga autisme memiliki penyebab yang sangat jauh berbeda. Untuk down syndrome sendiri bisa dikatakan sebagai kelainan bawaan. Ini merupakan kelainan genetik yang bisa terjadi karena bawaan dari orang tua atau keluarga lainnya.

Kelainan genetik ini membuat penderitanya memiliki jumlah kromosom sebanyak 21 buah, berbeda dengan manusia normal yang memiliki 23 pasang kromosom. Banyak orang yang bahkan tidak tahu ciri-ciri down syndrome ini. Alhasil, mereka kesulitan untuk mendeteksi apakah bayi mereka penyandang down syndrome atau bukan.

Perbedaan autis dan down syndrome selanjutnya adalah penyebab autisme karena kelainan genetik atau kromosom tertentu. Biasanya, penderita autisme memiliki ikatan dengan keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini. Kelainan kromosom atau genetik tersebut seperti hanya sindrom fragile X dan dan tuberous sclerosis. Biasanya, kelainan ini menjadi efek dari ibu hamil yang sering mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu, seperti misalnya obat epilepsi.

Perbedaan Bentuk Wajah

Bentuk wajah penderitanya juga bisa menjadi salah satu perbedaan autis dan down syndrome. Ciri fisik dan intelektual mereka sangat khas. Pengidap down syndrome memiliki ciri ciri seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, misalnya telinga kecil, mata yang miring ke atas, dan satu lipatan tangan saja.

Namun bentuk wajah lainnya yang berbeda pada pengidap down syndrome adalah wajah yang datar dan juga tidak menonjol. Selain itu, perawakan penderita down syndrome juga lebih kecil. Sementara itu, autisme juga memiliki ciri bentuk wajah tertentu. Hal inilah yang masih jarang orang ketahui karena kurangnya edukasi.

Penelitian di University of Missouri menjelaskan bahwa bentuk wajah penyandang autisme adalah memiliki jarak yang lebih lebar di antara kedua matanya, bagian tengah wajah lebih sempat (terutama di bagian pipi dan hidung), dan juga bibir serta philtrum (bagian antara hidung dan bibir) lebih lebar.

@kamibijakid Hari ini KamiBijak akan membahas lebih dalam lagi tentang apa saja perbedaan down syndrome dan autisme. Yuk simak video berikut! #downsyndrom #downsyndromeawareness #austim #perbedaan #cirikhas #kondisi #medis #informasitiktok #informasikesehatan #fyp #foryoupage #fypシ ♬ Music Instrument – Gerhard Siagian

Perbedaan Karakter

Perbedaan autis dan down syndrome dari segi karakter juga harus dipahami. Down syndrome pada umumnya menyebabkan anak mengalami keterlambatan perkembangan mental dan juga sosial. Pada akhirnya, gangguan tersebut akan membuat penderita down syndrome memiliki karakter yang impulsif, kemampuan penilaian buruk, belajar yang lamban, dan rentah perhatian sangat pendek.

Sementara itu, penderita autis pada umumnya memiliki masalah komunikasi. Penderita autisme bisa mengalami kesulitan ketika berinteraksi dengan orang lain, tidak bisa menahan berbagai emosi, kesulitan untuk mempertahankan kontak mata. serta tidak bisa mengembangkan atau memelihara sebuah hubungan.

Ciri khas dari autisme adalah gerakan mata atau pola bicara yang berulang. Selain itu, mereka juga bisa memiliki reaksi negatif terhadap suatu suara. Anak yang autis biasanya makan mengalami masalah pencernaan. makan makanan yang tidak wajar secara kompulsif, gangguan kecemasan, dan juga kesulitan untuk tidur. Terlihat bahwa autis dan down syndrome memiliki perilaku yang berbeda. Jadi, keduanya bukanlah hal yang sama.

Menyembuhkan Gejala Autisme

Jika anak mengalami tanda-tanda autisme, maka orang tua harus segera membawanya ke sang ahli. Setelah itu, maka bisa coba untuk meredakan gejala-gejalanya. Hal ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi vitamin khusus untuk otak. Salah satu yang bisa dikonsumsi adalah Generos.

Generos merupakan sebuah vitamin yang mampu meningkatkan kemampuan otak atau yang juga terkenal dengan vitamin otak. Vitamin Generos ini merupakan gabungan dari berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk merangsang perkembangan kognitif anak. Geneor sangat bagus untuk anak yang mengalami gangguan bicara, terlalu aktif, dan memiliki gangguan mental bawaan.

Manfaat Generos ini juga bukan hanya sebuah omong kosong. Generos sudah terbukti oleh para ahli internal di perusahaan. Jadi, penggunanya tidak perlu khawatir.

Generos untuk Konsumsi Jangka Panjang

Generos merupakan produk dengan bahan 100 persen herbal. Sehingga, penggunanya bisa mengkonsumsi produk ini untuk jangka panjang sekalipun. Anak juga tidak akan ketergantungan terhadap obat ini. Selama, orang tua bisa memenuhi kebutuhan anak dengan seimbang, maka seharusnya tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

Untuk pemakaian jangka panjang, sebaiknya perhatian tips penggunaan berikut ini:

  • Penggunaan Generos hanya perlu meneteskannya di mulut anak.
  • Apabila sang anak menolak, mak abisa mencampur Generos ke dalam satu sendok air hanya, kemudian campur ke dalam susu atau makanan yang berkuah.
  • Gunakan Generos sesuai takaran, yakni 5 tetes untuk anak 9 bulan-1,5 tahun, 1,5-6 tetes tetes untuk anak 7-10 tahun, 11-14 tetes untuk 7-16 tahun, dan 15-20 tetes untuk usia lebih dari 17 tahun.

Sudah banyak yang merasakan langsung manfaat dari vitamin ini. Untuk orang tua yang memiliki anak dengan masalah gejala autisme, maka Generos bisa membantu meredakannya. Perlu dipahami bahwa Generos adalah vitamin yang terbuat dari bahan alami dan aman. Anak-anak bisa mengkonsumsinya karena penggunaannya yang sangat mudah.

Setelah mengetahui apa saja perbedaan autis dan down syndrome, para orang tua bisa memberikan Generos kepada anak mereka. Berdasarkan petunjuknya, Generos bahkan bisa untuk anak usia 9 bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?