Seseorang dengan Berat Badan yang Berlebih Sebaiknya Melakukan Aktivitas.

Seseorang dengan Berat Badan yang Berlebih Sebaiknya Melakukan Aktivitas

Seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas untuk mengurangi kadar lemak tubuh. Kelebihan berat badan merujuk pada situasi di mana berat tubuh melebihi standar berat badan yang normal. Kondisi ini bisa muncul pada semua kelompok usia, termasuk anak-anak dan orang dewasa.

Penting untuk membedakan antara kelebihan berat badan dan obesitas, dimana obesitas dikaitkan dengan tingginya kadar lemak tubuh. Sementara kelebihan berat badan dapat timbul akibat penumpukan lemak, cairan, atau pengembangan massa otot yang signifikan. Meskipun demikian, dalam konteks medis, istilah kelebihan berat badan biasanya merujuk pada penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.

Seseorang dengan Berat Badan yang Berlebih Sebaiknya Melakukan Aktivitas agar Lebih Sehat

Kelebihan berat badan dapat diidentifikasi melalui perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Ini merupakan suatu metode yang mengukur proporsi massa tubuh berdasarkan perbandingan antara berat badan (kg) dan tinggi badan (m2).

Menurut kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk orang dewasa di Asia, seseorang dianggap memiliki berat badan berlebih apabila IMT-nya berada dalam rentang 23–24,9 kg/m2. Jika IMT melebihi nilai tersebut, yaitu 25 kg/m2 atau lebih, kondisi tersebut sudah diklasifikasikan sebagai obesitas.

10 Hal Penyebab Berat Badan Naik Secara Tiba-tiba
unsplash

Penyebab Kelebihan Berat Badan

Seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas. Kelebihan berat badan terjadi ketika asupan kalori melebihi kebutuhan tubuh. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain:

  • Faktor genetik dalam keluarga yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menyimpan kalori secara efisien.
  • Tidak mampu membeli makanan bergizi, menyebabkan konsumsi makanan rendah nutrisi, tinggi kalori, serta tinggi lemak dan gula.
  • Penurunan aktivitas fisik akibat perubahan gaya hidup, pola kerja, dan transportasi.
  • Adanya kelainan genetik, seperti sindrom Cohen, sindrom Prader-Willi, sindrom Bardet-Biedl, dan sindrom Alström.
  • Gangguan endokrin, termasuk hipotiroidisme, sindrom Cushing, dan adanya tumor.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antipsikotik, antidepresan, anti kejang, dan obat diabetes.

Gejala Kelebihan Berat Badan

Kelebihan berat badan dapat dikenali melalui indeks massa tubuh yang melewati batas normal, namun belum mencapai tingkatan obesitas. Selain itu, peningkatan berat badan juga mungkin menyebabkan akumulasi lemak di sekitar pinggang. Meskipun tidak menunjukkan gejala khusus, keadaan ini berpotensi membawa sejumlah komplikasi.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Pertimbangkan untuk mengonsultasikan diri dengan dokter jika Anda mengalami kelebihan berat badan dan memenuhi kriteria-kriteria berikut:

  • Tidak memiliki pengetahuan tentang metode yang tepat untuk menurunkan berat badan.
  • Tidak berhasil mencapai penurunan berat badan melalui upaya-upaya sebelumnya.
  • Merasa khawatir bahwa penurunan berat badan atau peningkatan aktivitas fisik mungkin memengaruhi kondisi kesehatan yang sedang dialami.

Dokter dapat memberikan panduan terkait pola makan dan program olahraga yang sesuai dengan kebutuhan Anda, sehingga risiko terjadinya komplikasi dapat diminimalkan.

Proses Diagnosis Kelebihan Berat Badan

Untuk mendiagnosis kelebihan berat badan, dokter akan melakukan wawancara terkait gaya hidup pasien. Termasuk pola makan dan tingkat aktivitas sehari-hari. Selain itu, dokter akan mengeksplorasi faktor risiko lainnya, seperti riwayat kelebihan berat badan dalam keluarga. Proses pemeriksaan selanjutnya mencakup pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) pasien, dimulai dengan pengukuran tinggi dan berat badan. Penghitungan IMT dapat dilakukan menggunakan kalkulator berat badan ideal.

Penggunaan kalkulator berat badan ideal membantu menilai apakah berat badan seseorang berada dalam kategori normal, kurang, atau berlebih. Perlu dicatat bahwa kalkulator untuk anak-anak hingga usia remaja 19 tahun memiliki perbedaan dengan kalkulator untuk orang dewasa.

Selain itu, dokter akan melakukan pengukuran lingkar pinggang untuk mengevaluasi penumpukan lemak di daerah perut pasien. Proses selanjutnya melibatkan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan penyebab kelebihan berat badan, termasuk:

  • Tes darah, untuk mengukur kadar gula darah, kolesterol, trigliserida, dan fungsi organ lainnya.
  • USG panggul, guna mendeteksi kista di rahim, khususnya jika pasien dicurigai mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Pengelolaan Kelebihan Berat Badan

Tujuan dari penanganan kelebihan berat badan adalah untuk mengembalikan berat badan ke tingkat ideal dan mempertahankannya. Metode pengelolaan ini akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan kondisi, termasuk:

1. Gaya Hidup Sehat

Seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas yakni mengubah gaya hidup menuju pola hidup yang lebih sehat dapat membantu mencapai keseimbangan kalori dalam tubuh. Ini diperlukan untuk mencapai dan menjaga berat badan pada tingkat normal.

Dalam usaha menurunkan berat badan, penting bahwa penggunaan kalori oleh tubuh lebih tinggi daripada asupan kalori. Sementara itu, untuk mempertahankan berat badan, penting agar keseimbangan antara kalori yang masuk dan yang dikeluarkan tetap seimbang. Seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas dan penyesuaian gaya hidup untuk mengatasi kelebihan berat badan dapat melibatkan:

    • Beraktivitas Secara Teratur
      Melakukan kegiatan fisik atau berolahraga secara rutin membantu membakar kalori, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penurunan berat badan. Sebelum memulai, disarankan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai jenis aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
    • Mempertahankan Pola Makan Sehat
      Untuk mencapai penurunan berat badan, langkah pertama adalah secara bertahap mengurangi asupan kalori. Memastikan pola makan yang sehat membantu mengontrol jumlah kalori yang dikonsumsi.
    • Memastikan Tidur Cukup
      Penelitian menunjukkan bahwa risiko obesitas dapat meningkat dengan kurangnya waktu tidur. Oleh karena itu, disarankan bagi mereka yang memiliki kelebihan berat badan untuk memastikan mereka mendapatkan tidur cukup.
@dr.sitilirih TIPS HIDUP SEHAT #48 ♬ original sound – dr.Siti Lirih

2. Penggunaan Obat-Obatan

Jika perubahan gaya hidup tidak memberikan hasil yang memadai dalam penanganan kelebihan berat badan, dokter dapat meresepkan obat-obatan. Yakni untuk membantu menurunkan berat badan. Selain seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas tubuh, berikut beberapa contoh obat yang dapat diresepkan:

  • Obat yang memengaruhi fungsi otak dalam mengatur nafsu makan. Seperti diethylpropion, phentermine, lorcaserin, naltrexone, dan liraglutide.
  • Orlistat, suatu obat yang dirancang untuk mengurangi penyerapan lemak dari makanan yang dikonsumsi.

Meskipun obat-obatan tersebut telah terbukti efektif dalam menurunkan berat badan, kemanjurannya dapat lebih optimal jika didukung dengan perubahan gaya hidup. Selain itu, penggunaan obat-obatan harus sesuai dengan petunjuk dokter untuk mengurangi potensi efek samping yang mungkin terjadi.

3. Pencegahan Kelebihan Berat Badan

Kelebihan berat badan adalah kondisi yang dapat dihindari. Seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas melalui praktik-praktik pencegahan berikut:

  1. Mempertahankan Pola Makan Sehat
    Menjaga pola makan yang sehat, kaya gizi, dan seimbang merupakan langkah penting dalam mencegah kelebihan berat badan.
  2. Aktivitas Fisik Teratur
    Melibatkan diri dalam aktivitas fisik secara teratur, minimal 30 menit setiap hari, membantu menjaga berat badan dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
  3. Membatasi Konsumsi Kalori Tinggi
    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang tinggi kalori, gula, dan lemak membantu mencegah penumpukan berlebihan kalori dalam tubuh.
  4. Istirahat dan Tidur Cukup
    Menjamin waktu istirahat dan tidur yang cukup mendukung keseimbangan hormonal dan mengurangi risiko penambahan berat badan.
  5. Menghindari Konsumsi Minuman Beralkohol
    Mengurangi atau menghindari konsumsi minuman beralkohol dapat membantu mengontrol asupan kalori dan mencegah penumpukan berat badan.
  6. Manajemen Stres
    Mengelola stres dengan baik melalui metode relaksasi atau aktivitas yang menyenangkan membantu menghindari perilaku makan berlebihan sebagai respons terhadap stres.

Untuk Anda, ada opsi susu untuk menjaga kesehatan tubuh yang dikenal dengan nama Weight Herba. Produk ini telah terbukti efektif dalam mendukung sistem metabolisme tubuh dan mencegah kemungkinan munculnya penyakit. Dengan harga sekitar Rp 197 ribu, Weight Herba merupakan pilihan susu tanpa gula yang dapat menjadi mitra dalam menjaga berat badan tetap ideal.

Pentingnya menjaga kesehatan tubuh, maka seseorang dengan berat badan yang berlebih sebaiknya melakukan aktivitas yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?