Timbang Berat Badan, Hasil Pasti Akurat dengan Panduan Ini

Timbang berat badan tak boleh sembarangan. Apabila hanya asal-asalan, maka tidak bisa jadi patokan untuk seseorang yang ingin menjaga berat badannya tetap ideal. Lantas bagaimana cara menimbang berat badan yang benar?

Panduan Timbang Berat Badan yang Tepat

Timbangan memang jadi alat terbaik untuk mengukur berat badan seseorang. Supaya fungsinya optimal, pengguna harus memanfaatkannya secara tepat. Dalam menggunakan timbangan agar fungsional, memang ada beberapa panduan yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Dengan memperhatikannya, maka hasil timbangan bisa sesuai kondisi tubuh yang sebenarnya. Adapun panduannya ialah sebagai berikut.

  1. Jangan Menimbang Setiap Hari
    Panduan yang pertama ialah jangan pernah timbang berat badan setiap hari. Hal ini karena kebiasaan tersebut terbilang percuma. Apabila pengguna mengurangi ataupun menambah makanan dalam suatu hari, maka tak akan langsung berpengaruh terhadap hasil timbang berat badan. Maka dari itu, timbanglah selang beberapa waktu tertentu. Misalnya saja seminggu sekali.Dengan periode timbangan tersebut, pengguna juga perlu memperhatikan berbagai faktor yang mempengaruhi naik atau turun berat badan seseorang. Salah satu faktornya ialah kondisi cuaca. Bukan hanya itu saja, pengguna juga harus memperhatikan perubahan hormon. Hal ini karena perubahan hormon tersebut bisa menyebabkan penumpukan cairan.

    Lebih dari itu, faktor lainnya ialah konsumsi makanan yang memiliki cita rasa asin dan terdapat kandungan tepung di dalamnya. Dengan memperhatikan faktor tersebut, maka pengguna bisa mendapatkan berat badan sesuai keinginan.

    Tinggi 160 Berat Badan Ideal Berapa
    freepik.com
  2. Timbang di Waktu yang Sama
    Apabila pengguna menjadwalkan hari Minggu sebagai waktu untuk timbang berat badan, maka pada pekan berikutnya juga harus dilakukan di hari tersebut. Bahkan pastikan pula menggunakan busana yang sama agar mendapatkan hasil timbangan berat badan yang akurat.Dalam menimbang, pengguna jangan menggunakan pakaian tebal maupun sepatu. Hal ini karena perhitungan berat badannya bisa bertambah saat menggunakannya. Perihal waktu yang tepat untuk timbang berat badan, lebih baik lakukan di pagi hari. Hal ini karena tubuh belum terpengaruh oleh makanan padat maupun konsumsi cairan tertentu saat masih pagi.
  3. Perhatikan Posisi Timbangan
    Dalam panduan timbang berat badan yang tepat, tentu juga harus memperhatikan posisinya. Timbangan hanya bisa memberikan hasil akurat apabila berada di permukaan yang rata. Karena hal itu, jangan posisikan timbangan di atas karpet yang tebal dan empuk. Hindari pula menempatkan timbangan di lantai yang permukaannya tidak rata.
  4. Cermat dalam Memilih Jenis Timbangan
    Panduan timbang berat badan berikut ini adalah cermat dalam memilih jenis timbangannya. Supaya hasilnya akurat, tentu saja pengguna harus memilih jenis timbangan dengan tingkat akurasi optimal. Di pasaran sebenarnya sudah terdapat dua jenis timbangan yakni digital dan analog. Kedua jenis timbangan tersebut memiliki kinerja masing-masing.Untuk timbangan digital seringkali menampilkan hasil berupa angka di bagian layar. Hasilnya lebih akurat dan pengguna bisa merasa praktis ketika memanfaatkannya. Sementara untuk timbangan analog sebenarnya berupa timbangan pegas. Karena hal itu, jenis timbangan ini membutuhkan fokus mata manusia untuk membaca angkanya dengan tepat.

    Dengan kinerja tersebut, jenis timbangan ini sering menyebabkan kesalahan dalam membaca hasilnya. Bahkan berdasarkan penelitian, timbangan digital lebih akurat daripada timbangan analog.

Alternatif Mengukur Perubahan Berat Badan

Selain menggunakan timbang berat badan, sebenarnya ada banyak cara lain yang bisa pengguna lakukan untuk mengukur adanya perubahan bobot tubuh. Berikut cara-caranya:

    1. Indeks Massa Tubuh
      Salah satu alternatifnya yaitu memanfaatkan penghitungan IMT (Indeks Massa Tubuh). Pada dasarnya, hal ini bisa membantu pengguna untuk mengetahui apakah berat tubuhnya normal, terlalu kurus, berlebihan, ataupun lainnya. Dengan IMT tersebut, pengguna juga bisa tahu apakah berat badannya tergolong obesitas atau tidak. Berkat pemanfaatan IMT, pengguna jadi bisa mengenali bagaimana kondisi kesehatannya yang berkaitan dengan berat badan.Bahkan pengguna juga bisa tahu adanya risiko kesehatan dan mendeteksinya sejak dini. Hal ini bisa membantunya untuk melakukan pencegahan hingga penanganan secara cepat. Dengan begitu, pengguna bisa menjaga kesehatannya secara baik.
@healthygo_id IMT healthy people berapaa? yukk spill di kolom komentar👇🥰 #healthylifestyle #defisitkalori #fyp #diet #imt ♬ GASLIGHT – INJI

  1. BIA
    Alternatif lainnya dari timbang berat badan ialah BIA (Bioelectrical Impedance Analisis). BIA ini ada di sejumlah pusat kebugaran. Penggunaan BIA berperan penting dalam mengukur kadar lemak yang ada di tubuh. Hasil pengukuran dengan memanfaatkan BIA terbilang akurat. Dengan memanfaatkan BIA tersebut, maka pengguna bisa tahu berat badannya secara real time.

Cara Mendapatkan Berat Badan Ideal

Setelah tahu apa saja panduan timbang dan alternatif mengukur berat badan, kini saatnya melakukan berbagai cara untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Tak perlu bingung karena caranya beragam. Langsung saja, di bawah ini adalah beberapa caranya.

  1. Rutin Olahraga
    Salah satu caranya ialah dengan rutin olahraga. Jenis olahraganya bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh. Jika terlalu kurus, lakukan olahraga yang bisa menambah massa otot tubuh sehingga berat badan naik. Sementara untuk badan yang terlalu gemuk, lakukan jenis olahraga untuk menurunkan bobotnya. Ketika melakukan olahraga juga harus rutin. Olahraga rutin ini bisa lebih cepat memperlihatkan hasilnya.
  2. Pengaturan Pola Makan
    Cara lainnya untuk mendapatkan berat badan yakni memperhatikan pola makan. Pastikan pola makannya teratur dan memperhatikan nutrisi yang ada di dalamnya. Untuk memenuhi zat gizi yang ada di tubuh, pengguna juga bisa konsultasi ke dokter. Dokter pastinya akan menyarankan asupan gizi sesuai dengan kebutuhan harian.
  3. Konsumsi Suplemen
    Agar mendapatkan bobot tubuh yang ideal, bisa juga konsumsi suplemen sebelum timbang berat badan. Salah satunya ialah Weight Herba. Suplemen ini berupa susu penambah berat badan tanpa ada kandungan gula di dalamnya. Dengan mengonsumsi suplemen ini, maka bisa mendapatkan berat badan tanpa harus olahraga. Hal ini karena suplemen tersebut juga bisa melancarkan saluran pencernaan.

    Berkaitan dengan suplemen ini, tak kalah penting pula untuk tahu komposisi yang ada di dalamnya. Mulai dari susu kambing etawa, daun kelor, sampai dengan temulawak. Dengan komposisi tersebut, suplemen ini tak hanya bisa menambah berat badan, melainkan masih memiliki banyak manfaat lainnya. Manfaat tersebut seperti halnya menjaga tekanan darah yang ada di tubuh, memperbaiki saluran pencernaan, sampai dengan meningkatkan nafsu makan.Lebih dari itu, suplemen ini juga bisa menambah asupan kalori sekaligus protein dengan kualitas tinggi. Kesehatan benar-benar bisa terjaga karenanya. Perihal bagaimana cara mengonsumsinya pun tak kalah mudah. Pengguna hanya perlu mengambil susu Weight Herba ini sebanyak 3 sendok makan.

    Lalu tambahkan air hangat sebanyak 200 ml. Akan tetapi, pastikan tak menuangkan air panas secara langsung. Setelah itu, aduklah sampai larut sempurna. Susu ini bisa pengguna konsumsi sebanyak 3x sehari. Konsumsi sesudah makan. Meski tanpa kandungan gula pun, susu ini sudah terasa manis sehingga tak perlu menambahkan gula.

    Timbang berat badan bisa memberikan hasil akurat jika mengikuti panduan tepat di atas. Dalam mengukur berat badan, imbangi pula dengan berbagai alternatif tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?