Berat Badan Turun Drastis, Penyebab dan Solusi Mengatasinya

Berat Badan Turun Drastis

Berat badan turun drastis bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan tertentu. Bisa gangguan pada pencernaan, hormon, bahkan juga gejala kanker. Terlebih apabila penurunan bobot ini bukan dari serangkaian program diet. Oleh sebab itu, berat badan yang berkurang drastis secara tiba-tiba perlu mendapat perhatian serius dan penanganan yang tepat.

Berat Badan Turun Drastis
flickr.com

Faktor Berat Badan Turun Drastis dan Tips Mengatasinya

Berat badan yang tiba-tiba turun secara signifikan bisa menjadi salah satu tanda dari gangguan kesehatan malnutrisi. Ini adalah kondisi tubuh yang mengalami kekurangan asupan nutrisi untuk menjalankan fungsinya. 

Penyebabnya bisa seperti bulimia, anoreksia, dan gangguan makan lainnya. Bahkan stres dan depresi juga bisa menjadi penyebab dari kehilangan bobot tubuh secara tiba-tiba. Berikut ini beberapa penyebab dan cara untuk mengatasi turunnya berat badan tersebut.

Gangguan Hormon

Gangguan pada hormon merupakan suatu kondisi di mana keseimbangan hormon dalam tubuh manusia terganggu. Masalah ini dapat berdampak signifikan pada kesehatan seseorang. Dampak yang mungkin terjadi akibat gangguan hormon adalah berat badan turun drastis.  Salah satu gangguan hormon tersebut adalah hipertiroidisme.

Hipertiroidisme merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, seperti tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Hormon-hormon ini memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme tubuh. 

Dengan adanya peningkatan produksi hormon tiroid, metabolisme tubuh menjadi lebih cepat dari normal. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan berat badan yang tidak diinginkan, karena tubuh membakar energi lebih banyak daripada yang dikonsumsi.

Diabetes

Diabetes mellitus adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif atau tidak dapat memproduksi cukup insulin. Insulin merupakan hormon yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah. 

Pada penderita diabetes, tingginya kadar gula dalam darah dapat menyebabkan tubuh kehilangan energi melalui buang air kemih yang berlebihan. Sehingga pada gilirannya dapat menyebabkan berat badan turun drastis.

Penyakit Kronis

Ini adalah suatu gangguan kesehatan yang ditandai dengan penyakit jangka panjang yang sulit sembuh. Salah satu indikasi yang sering muncul pada penyakit menahun ini adalah penurunan berat badan secara drastis. Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya kerusakan organ-organ penting dalam tubuh. Seperti gagal ginjal, gagal jantung, dan liver.

Penyebab berat badan turun drastis adalah gagal jantung. Ini adalah suatu kondisi di mana jantung tidak mampu memompa darah dengan efisien. Sehingga menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh dan penurunan berat badan. 

Kemudian gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu menjalankan fungsi penyaringan darah secara optimal. Kondisi ini dapat mengakibatkan penurunan berat badan karena penumpukan racun dalam tubuh. Gagal hati atau liver terjadi ketika hati tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya, juga dapat menimbulkan gejala penurunan berat badan drastis.

Selain itu, penyakit autoimun merupakan kelainan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah kelompok penyakit paru yang menyebabkan penyempitan saluran udara. Gangguan kesehatan ini dapat mengakibatkan kesulitan bernafas. Sehingga pada akhirnya menyebabkan penurunan berat badan karena kerja pernapasan yang meningkat.

Penyakit Saluran Pencernaan

Gangguan kesehatan ini mencakup sejumlah indikasi yang dapat mengakibatkan berat badan turun drastis. Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan gejala tersebut adalah tukak lambung. Ini adalah suatu keadaan yang ditandai oleh adanya luka atau kerusakan pada lapisan dinding lambung. Tukak lambung seringkali dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mencerna makanan dengan baik. Sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan.

Selain itu, penyakit radang usus juga menjadi salah satu faktor yang dapat mengakibatkan penurunan berat badan. Penyakit ini melibatkan peradangan pada saluran pencernaan, seperti pada penyakit Crohn atau kolitis ulserativa. Akibatnya, seseorang yang menderita penyakit radang usus dapat mengalami penurunan berat badan karena kurangnya asupan nutrisi yang cukup.

Kemudian pankreatitis adalah peradangan pada pankreas yang juga mengganggu proses pencernaan. Pankreas berperan penting dalam memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna makanan. Jika pankreas mengalami peradangan, produksi enzim tersebut terganggu. Sehingga mengakibatkan gangguan dalam pencernaan dan penyerapan nutrisi. Hal ini dapat menyebabkan berat badan turun drastis.

Masalah penyerapan nutrisi juga terjadi pada penyakit celiac, di mana tubuh merusak lapisan usus halus sebagai respons terhadap gluten. Gangguan ini membuat tubuh kesulitan menyerap nutrisi dari makanan.

Infeksi

Infeksi menjadi salah satu faktor yang dapat mengakibatkan berat badan turun drastis. Sumber infeksi dapat berasal dari virus, bakteri, atau parasit. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa tidak semua jenis infeksi akan menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Beberapa infeksi yang dikenal dapat menyebabkan kehilangan berat badan yang mencolok melibatkan penyakit serius seperti tuberkulosis, HIV/AIDS, dan cacingan.

Tuberkulosis dapat mengakibatkan penurunan berat badan karena tubuh harus berjuang melawan infeksi yang kronis. Infeksi HIV/AIDS juga dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi dan metabolisme tubuh. Sehingga menyebabkan penurunan bobot tubuh secara tiba-tiba. Selain itu, cacingan dapat mengganggu penyerapan nutrisi yang seharusnya diserap oleh tubuh.

Kanker

Berat badan turun drastis dapat menjadi indikator penting adanya penyakit kanker. Beberapa jenis kanker, seperti lymphoma, leukemia, kanker usus besar, kanker ovarium, kanker pankreas, kanker payudara, dan kanker paru-paru. Penyakit tersebut menyebabkan gejala penurunan bobot tubuh yang signifikan. 

Kondisi ini sering kali terjadi karena pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dan dapat mengakibatkan penurunan nafsu makan. Kehilangan berat badan dapat menjadi sinyal penting untuk mencari pemeriksaan medis lebih lanjut guna menentukan kemungkinan adanya kanker. Sehingga dapat menemukan cara penanganan secepat mungkin.

Efek Obat-obatan

Pengobatan dalam jangka waktu yang lama bisa mempengaruhi menurunnya berat badan. Hal ini bisa disebabkan oleh efek samping berupa mual dan tidak adanya nafsu makan. Salah satu obat yang memiliki efek samping tinggi dan menurunkan berat badan adalah kemoterapi.

Selain itu, pemakaian obat-obatan terlarang seperti narkoba dan konsumsi alkohol juga bisa menjadi penyebab berat badan turun drastis.

Penyakit saraf seperti Parkinson dan Alzheimer juga dapat menjadi penyebab turunnya berat badan secara signifikan. Gangguan kesehatan ini selain mempengaruhi bobot tubuh juga dapat menurunkan kemampuan penderitanya untuk melakukan aktivitas.

Gangguan penyakit ini cukup serius, sehingga perlu mendapat penanganan dari dokter profesional.

Cara Mengatasi Berat Badan yang Turun Secara Signifikan

Kiat untuk mengatasi turunnya berat badan secara drastis tentu berbeda-beda tergantung dengan penyebabnya. Selain mengatasi faktor penyebab tersebut, hal lain yang penting untuk mengatasi gangguan kesehatan ini adalah memperbaiki asupan gizi. Hal ini bertujuan untuk mencukupi asupan kebutuhan tubuh supaya terpenuhi. Untuk target peningkatan berat badan, perbaikan nutrisi, dan pemberian obat perlu konsultasi dengan dokter ahli.

Metode selanjutnya untuk mengatasi berat badan turun drastis adalah dengan mengonsumsi Weight Herba. Weight Herba merupakan produk susu yang dapat meningkatkan berat badan dengan aman untuk semua usia. Produk ini telah mendapatkan sertifikasi halal dan terdaftar di BPOM.

Disarankan untuk mengonsumsi susu ini sebanyak 3 kali sehari guna mencapai peningkatan berat badan secara gradual. Weight Herba mengandung bahan-bahan alami berkualitas, seperti ekstrak temulawak, ekstrak daun kelor, dan susu etawa, yang memiliki manfaat berikut:

  1. Ekstrak temulawak:
    • Meningkatkan nafsu makan.
    • Mengatasi masalah gangguan pencernaan.
  2. Ekstrak daun kelor:
    • Menjaga kadar gula darah tetap dalam rentang normal.
  3. Susu etawa:
    • Mengandung lebih banyak nutrisi dibanding susu sapi.
    • Memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Manfaat yang dapat diperoleh setelah mengonsumsi Weight Herba meliputi:

  • Peningkatan berat badan.
  • Meningkatkan nafsu makan.
  • Penambahan asupan kalori.
  • Menjaga kadar gula darah dalam rentang normal.
  • Penambahan asupan protein.
  • Menjaga tekanan darah dalam rentang normal.
  • Meningkatkan kelancaran saluran pencernaan.

Demikianlah beberapa faktor penyebab berat badan turun drastis dan cara mencegahnya. Setelah mengetahui penyebab tersebut, perlu tindakan selanjutnya dengan langsung konsultasi dokter. Dengan arahan ahli, maka akan mendapatkan solusi tepat mulai dari perbaikan asupan nutrisi dan pemberian obat tambahan untuk memperbaiki berat badan supaya ideal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop
produk nasa

Stc PT Natural Nusantara

Selamat datang di stc PT Natural Nusantara. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Selamat datang di PT Natural Nusantara, ada yang bisa Saya bantu?